Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Puskesmas Betun Gelar Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk
KESEHATAN

Puskesmas Betun Gelar Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk

By Redaksi15 Mei 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puskesmas Betun dan tim lintas sektor pose bersama sesudah melakukan PSN, Jumat (15/05/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Petugas kesehatan di Puskesmas Betun, Kabupaten Malaka menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), Jumat (14/05/2020).

Kegiatan bakti sosial ini dilakukan dalam rangka menekan angka kematian akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Betun dan sekitarnya.

PSN yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Betun Irene Tei Seran itu juga melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas setempat.

Menurut Irene Tei Seran, PSN sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan, terutama sebagai langkah pencegahan penyakit DBD.

“Kita boleh fokus ke pencegahan Covid-19, tapi harus tetap jalankan yang lainnya seperti PSN ini untuk mencegah DBD. Ini juga berbahaya kalau kita abaikan. Untuk itu, kami tetap jalankan kegiatan ini,” kata Irene kepada VoxNtt.com.

Pantauan VoxNtt.com, kegiatan PSN ini dilakukan di sekitaran Kota Betun yakni di pasar, saluran air dan tempat ramai lainnya.

Kepada masyarakat, Irene mengimbau agar menjaga kesehatan diri dan lingkungan agar terhindar dari penyakit seperti DBD dan Covid-19.

“Jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Demam berdarah ini juga berbahaya dan kita jangan anggap remeh. Jangan sampai terjadi, kita bisa atasi penyebaran Covid-19, tapi kita terkena DBD. Ayo berantas nyamuk dan jaga kebersihan,” ujar Irene.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

DBD Malaka Puskesmas Betun
Previous ArticleBreaking News: 8 Warga NTT Kembali Terkonfirmasi Positif Covid-19
Next Article Pasien Positif Covid-19 di NTT Bertambah, Pemkab Malaka Minta Warganya Ikuti Protokol Kesehatan

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.