Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kali Welaus Meluap, Akses Jalan Atambua-Betun Sempat Lumpuh
Regional NTT

Kali Welaus Meluap, Akses Jalan Atambua-Betun Sempat Lumpuh

By Redaksi22 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruas jalan Betun - Atambua sempat lumpuh akibat luapan banjir Kali Welaus, Jumat (22/05/2020). Tampak ada beberapa warga memanfaatkan momen itu untuk mengais rezeki dadakan yakni dengan mengangkat motor para pengguna jalan menyebrangi kali.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Kali Welaus di Desa Lakekun Utara, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka meluap setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu beberapa hari belakangan ini.

Luapan banjir sempat menutup jembatan penghubung di jalan utama dari Kabupaten Malaka menuju Kabupaten Belu itu.

Akibatnya, ruas jalan Betun – Atambua sempat lumpuh.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (22/05/2020), ratusan kendaraan roda dua dan empat terhenti di kedua sisi Kali Welaus sambil menunggu banjir surut.

Tampak ada beberapa warga memanfaatkan momen itu untuk mengais rezeki dadakan yakni dengan mengangkat motor para pengguna jalan menyebrangi kali.

Hujan lebat beberapa hari belakangan ini juga merendam rumah warga di Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah.

Di sana, warga yang rumahnya terkena dampak banjir ini terpaksa harus mengungsi sementara di sanak keluarga mereka.

Banjir rendam rumah warga Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Jumat (22/05/2020) (Foto: Yufen)

Tak hanya itu, sebanyak 13 rumah terendam banjir di Desa Halibasar, Kecamatan Wewiku. Luapan banjir masuk sampai ke rumah warga.

Banjir di Desa Halibasar disebabkan luapan air dari Kali Motadelek.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, warga yang terkena dampak itu langsung dievakuasi dan mengungsi sementara di Kantor Desa Halibasar.

Luapan Kali Motadelek ini menyebabkan 4 desa di Kabupaten Malaka terkena dampaknya.

Banjir rendam rumah warga Dusun Pasar Baru, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Jumat (22/05/2020). (Foto: Ana Kota)

Itu antara lain, Desa Halibasar di Kecamatan Wewiku. Kemudian Desa Rabasa, Rabasa Haerain dan Loofoun di Kecamatan Malaka Barat.

Baca: Banjir Landa Malaka

Kepala Pelaksana BPBD Malaka Gabriel Seran mengimbau warga agar tetap waspada dalam menghadapi bencana banjir.

Jika hujan terus mengguyur, kata dia, warga yang tinggal di daerah rentan banjir diharapkan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Untuk saat ini kita fokus lihat pemukiman penduduk yang terdampak dan fasilitas publik yang terdampak masih dilakukan pendataan,” ungkap Gabriel, Jumat siang.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT BPBD Malaka Malaka
Previous ArticleYTMI Bantu APD untuk RSUD Ben Mboi Ruteng
Next Article Terkait Polemik Posko di Perbatasan, Pemkab Manggarai dan Mabar Sepakati Tiga Poin

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.