Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Inpari IR Nutri Zink, Varietas Padi Baru yang Kaya Nutrisi
Regional NTT

Inpari IR Nutri Zink, Varietas Padi Baru yang Kaya Nutrisi

By Redaksi10 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosko Do bersama Kelompok tani Karya Nyata VI Nila meninjau area penangkaran benih padi inpari IR Nutri Zink (Foto: Patrick/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai mengembangkan varietas padi Inpari IR Nutri Zink. Hal ini sebagai upaya Pemkab Nagekeo untuk mengatasi persoalan stunting.

Uji coba penangkaran benih padi Inpari IR Nutri Zink dilakukan dengan menggandeng dua Kelompok tani (poktan) yakni Poktan Karya Nyata VI di kelurahan Mbay II dan poktan Mia Mame di Kelurahan Danga di atas lahan seluas 5 hektare.

Panen perdana ini semata untuk mengukur sejauh mana tingkat produktivitas hasil padi Inpari IR Nutri Zink di aera persawahan Mbay.

“Hasilnya, cukup menggembirakan karena produktivitas 9,8 ton gabah kering panen (GKP) per hektare,” kata Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Mursidin Pua Geno, Rabu (10/06/2020).

Kesimpulannya, kata dia, area persawahan Mbay dianggap cocok untuk mengembangkan varietas padi jenis Inpari IR Nutri Zink.

Sementara itu, Bupati Nagekeo dr. Yohanes Don Bosko Do yang turut hadir dalam panen perdana benih padi Inpari IR Nutri Zink ini mengatakan, pemerintah akan bekerja sama dengan bank untuk memberikan pinjaman bunga lunak kepada para petani.

Menurutnya, kendala yang selalu dialami petani di area persawahan Mbay salah satunya adalah tingginya biaya produksi.

Sebab itu, Bupati Don berjanji akan membangun koordinasi dengan bank-bank di Kabupaten Nagekeo untuk memberikan pinjaman bunga lunak atau KUR.

Selain biaya, pemerintah juga akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 60 Miliar untuk mendukung kerja petani.

Anggaran sebesar itu disebut untuk membiayai pembangunan saluran drainase, pembangunan boks pembagi air, jalan tani dan alat mesin pertanian.

Bupati Don meminta petani agar kompak untuk mendapatkan bantuan pinjaman dari bank. Ia juga meminta agar bank tidak mempersulit pinjaman KUR kepada petani.

“Pemerintah akan menjamin ketersediaan air, melakukan pengaturan pembagian air termasuk bagaimana mengendalikan air.
Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar 60 Miliar untuk menjamin ketersediaan pangan terutama beras melalui kegiatan Padat Karya Mbay,” kata Bupati Don.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Johanes Don Bosco Do Nagekeo
Previous ArticleTerkait Relokasi Kampung, Anggota DPRD Matim Minta Warga Pertimbangkan Baik-baik
Next Article Kades Siru Minta Warga Gunakan Uang BLT untuk Kebutuhan Keluarga

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.