Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polres Nagekeo Tahan Tiga Tersangka Pembunuhan Damianus Dowan
HUKUM DAN KEAMANAN

Polres Nagekeo Tahan Tiga Tersangka Pembunuhan Damianus Dowan

By Redaksi25 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad Damianus Dowan Siba (25) ditemukan di dalam sumur di area persawahan Desa Waikokak pada 17 Juni 2020 lalu. Tiga orang terduga pelaku telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Polres Nagekeo akhirnya resmi menahan tiga tersangka dalam kasus pembunuhan Damianus Dowan Siba (25).

Ketiga tersangka tersebut merupakan warga Desa Waikokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Mereka diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Damianus Dowan, warga Kabupaten Arfak, Manokwari, Papua di area persawahan Desa Waikokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo pada 17 Juni 2020 lalu.

Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai mengatakan hal itu kala menggelar jumpa pers di halaman ruang Satreskrim Polres Nagekeo, Rabu (24/06/2020).

Menurut Hendrik, berdasarkan hasil penyidikan anggota Satreskrim Polres Nagekeo, ketiganya ditahan dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kata dia, ketiganya memilki peran langsung dalam menganiaya hingga memasukan korban ke dalam sumur.

Kapolres Hendrik mengatakan, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik Pusdokkes Mabes Polri pada Jumat, 18 Juni 2020 di RS TC Hillers Maumere, menemukan adanya benturan benda tumpul di tubuh korban.

Korban diduga dianiaya para tersangka. Sebelumnya mereka terlibat adu mulut dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada mertua korban.

Ketiga pelaku yang kini resmi ditahan yakni KS (21) GDD (21) dan FR (23). Para pelaku akan dijerat dengan KUHP Pasal 338 dan 340, 351 ayat (3) junto 55 ayat (1) ke 1e, dan terancam dipidana penjara sekurang-kurangnya 12 tahun penjara.

Pengungkapan identitas pelaku diketahui setelah Polisi menggelar penyidikan dalam waktu empat hari secara maraton.

Sebanyak 9 orang saksi juga telah diperiksa dalam kasus tersebut. Istri korban, Theresia Bule diagendakan juga akan turut diperiksa.

Hingga kini, Polisi sedang mendalami motif pelaku dalam melakukan pembunuhan, serta mencari tahu adanya kemungkinan tambahan pelaku lainnya dalam kasus tersebut.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polres Nagekeo
Previous ArticleVideo: Gubernur NTT Diteriaki “Penipu dan Pengecut”, Ini Alasannya
Next Article Mengintegrasikan Pendekatan Konstruktivisme dalam Kurikulum, Pedagogi dan Asesmen

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.