Salah satu petugas penyapu jalan yang dikontrak Pemda Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
alterntif text

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ende, Abdul Haris Madjid mengatakan pengendalian sampah tidak maksimal akibat kurangnya tenaga teknis, terlebih penyapu jalan.

Saat ini, kata Haris, jumlah penyapu jalan yang dikontrak oleh pemerintah sebanyak 30 orang. Pemerintah setempat masih membutuhkan 10 penyapu jalan lagi untuk ditempatkan beberapa jalur di wilayah dalam kota.

“Dalam pengamatan kami, ada beberapa ruas jalan yang nampak kotor. Ya, tidak ada petugas, maka kami mau usulkan lagi,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/06/2020) siang.

Ia mengatakan, kebutuhan tenaga penyapu jalan untuk ditempatkan di wilayah strategis seperti Jalan Katedral, dan jalur jalan Pelabuhan Ippi.

“Misalnya ke pelabuhan Ippi, itu kan jalur penting orang keluar masuk. Kita tidak punya tenaga teknis di sana,” tutur dia.

“Iya, satu petugas akan menyapu sepanjang satu kilometer. Selama ini biasa lakukan begitu,” tambah Haris.

Ia menyebutkan, masing-masing petugas diakomodasi menggunakan anggaran daerah sebesar Rp. 950.000. Para petugas juga dikontrak selama satu tahun anggaran.

“Ya, nanti dikontrak lagi pada tahun berikutnya,” kata Haris.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba