Kadis Sosial Kota Kupang saat memberikan bantuan kepada keluarga almarhum pasien positif Covid-19 yang meninggal di RSUD W.Z Johannes Kupang
alterntif text

Kupang, Vox NTT-Kantor Pos cabang Kupang dan Kementrian Sosial RI mendapat respon positif terkait penyaluran Bantuan Sosial selama masa pendemi Covid-19.

Apresiasi tersebut disampaikan lewat webinar yang digelar GMNI Cabang Kupang, Senin, 13 Juli 2020.

Mikael Feka, perwakilan akademisi dari Unwira Kupang, mengatakan, penyaluran bantuan sosial di Kota Kupang sudah berlangsung baik. Hal ini didukung oleh pemanfaatan website bansos.kupangkota.go.id di mana masyarakat bisa langsung mengecek status, mendaftar dan menyampaikan keluhan.

Namun Feka mengingatkan agar dana bantuan tersebut tidak boleh dikorupsi dan penyalurannya harus tepat sasar.

Untuk itu, ia mengingatkan pemerintah Kota Kupang untuk terus menyesuaikan data penerima manfaat sehingga tidak menimbulkan masalah dalam penyaluran bantuan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada presiden Jokowi dan Kementrian Sosial yang dalam beberapa waktu belakangan ini terus menggelontorkan dana untuk membantu masyarakat miskin yang terkena dampak covid-19.

Bantuan sosial tersebut, kata Feka, sangat membantu perekonomian masyarakat khususnya dalam memulihkan daya beli masyarakat.

Selain itu, ia juga menyampaikan dukungan kepada Kantor Pos Indonesia yang sudah menjadi garda terdepan dalam pendistribusian bantuan.

Aditya Muslim, perwakilan dari Pos Indonesia cabang Kupang menyampaikan bantuan mulai didistribusi sejak tanggal 6 Mei sampai dengan hari ini, 13 Juli 2020. Ia menjelaskan saat ini bantuan sosial tersebut sudah mencapai tahap ketiga.

Dijelaskan Aditya, terdapat tiga metode penyaluran bantuan. Pertama, PT Pos Indonesia memberikan layanan di kantor pos. Kedua, dilakukan secara masif di berbasis komunitas. Ketiga, bantuan diberikan langsung dengan mendatangi setiap rumah keluarga penerima manfaat (KPM).

Pada kesempatan itu, hadir juga Kadis Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape. Ia membeberkan, dari April-Juni sudah disalurkan sebesar Rp.600 ribu per KPM. Bantuan ini akan dilanjurkan Juli-Desember sebebsar Rp. 300 ribu.

Menurut Lape, di Kota Kupang sendiri penyaluran bantua berjalan aman dan lancar. Meski ada yang mengadu, namun tidak segenting yang terjadi di daerah lain.

Ia menjelaskan, berjalan lancarnya penyaluran bantuan tersebut tidak terlepas dari kerja sama semua pihak yang terlibat.

Sementara Ketua GMNI Cabang Kupang, Sukario Banta, menilai bantuan sosial di masa pandemi merupakan wujud kehadiran negara dalam mengatasi masalah rakyat.

Ia memberikan apresiasi kepada Kemensos RI dan Kantor Pos Indonesia karena sudah berjuang dengan caranya masing-masing untuk membantu masyarakat terdampak.

Ia berharap agar bantuan-bantuan tersebut tepat sasaran sehingga bisa memulihkan ekonomi masyarakat yang selama ini mendapat PHK, pendapatannya berkurang hingga kesulitan ekonomi dalam menghidupkan keluarga dan membiayai sekolah anak-anak mereka. (VoN).