Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Penjual Nasi Babi Bakar Diimbau Tidak Berjualan di Depan Masjid Naikoten
Regional NTT

Penjual Nasi Babi Bakar Diimbau Tidak Berjualan di Depan Masjid Naikoten

By Redaksi27 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga berjualan di depan Masjid Naikoten 1 Kota Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Lurah Naikoten, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Budi I. Izaac mengimbau warga tidak berjualan nasi daging babi bakar di depan masjid Naikoten I.

Menurut Budi, aktivitas berjualan daging babi sangat menganggu dan membuat tidak nyaman para jamaah masjid.

“Pihak kelurahan berharap pengertian baik dari para pedagang agar mempertimbangkan hal tersebut demi menjaga toleransi di Kota Kasih,” katanya kepada VoxNtt.com, Senin (27/07/2020) petang.

Budi mengaku pernah melakukan pendekatan secara peruasif kepada para pedagang tersebut. Sebagai Lurah bahkan sudah berkali-kali menegur mereka. Namun hingga kini belum dihiraukan.

“Satu sisi kita mengerti mereka mencari nafkah untuk keluarga namun di sisi lainnya, harus juga mengerti situasi,” katanya.

Pihak Kelurahan Naikoten akan terus memberikan imabuan dan melakukan berbagai pendekatan agar tidak lagi berjualan daging babi bakar di depan masjid Naikoten I.

Sebab hal itu sudah dikeluhkan dan disampaikan para jamaah mesjid ke pihak kelurahan.

“Daging-daging babi itu disarankan dibakar di rumah saja kemudian dibawa untuk berjualan, sebab asapnya itu dinlai sangat menganggu para jamaah,” tandas Budi.

Terpisah, Ketua FKUB Kota Kupang Rio Fanggidae menyayangkan aktivitas berjualan daging babi bakar di depan masjid Naikoten I tersebut.

Ia bahkan mengaku kaget saat mengetahui hal tersebut. Sebab itu, Rio meminta Pemerintah Kota  Kupang untuk segera melakukan langkah-langkah dan berbagai pendekatan agar bisa mencarai solusi atas permasalahan tersebut.

Pemkot Kupang Harus Responsif

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung mengatakan, Pemerintah Kota Kupang perlu melihat persoalan ini dengan serius. Kota Kupang yang penuh toleransi menurut dia, harus terus dirawat dan dijaga.

Yuvens menyatakan, Pemerintah Kota Kupang seharusnya memantau langsung dan meniklanjuti permasalahan tersebut.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Kupang, Yuvensius Tukung (Foto: Dok. Pribadi)

Selain itu, alumni PMKRI Cabang Kupang itu meminta pengertian baik dari para pedagang.

Para pedagang diharapkan mempunyai kerelaan untuk menggeser tempat jualan daging bakar ke tempat lainnya, atau minimal beberapa meter dari depan masjid Naikoten I.

“Sebaiknya kita harus meminimalisasi kondisi dan situasi agar sama-sama memperhatikan kenyamanan di antara umat beragama. Di sinilah pemerintah harus responsif, tidak boleh diabaikan,” katanya.

Untuk itu, ia kembali mengingatkan Pemerintah Kota Kupang harus memantau, kemudian melakukan upaya lanjutan dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar para pedagang bisa merelakan untuk memindahkan tempat jualan mereka.

“Faktor ekonomi penting, namun faktor sosial juga harus diperhatikan,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Yuvensius Tukung
Previous ArticleKacang Hijau Nenek Oliva Tanpa Sentuhan RPM
Next Article Kapolda NTT Dukung Penuh FKPT untuk Cegah Radikalisme dan Terorisme

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.