Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mengapa Kapal Pelni Belum Diizinkan Masuk Pelabuhan L. Say?
Regional NTT

Mengapa Kapal Pelni Belum Diizinkan Masuk Pelabuhan L. Say?

By Redaksi3 Agustus 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
KM Lambelu saat bersandar di Pelabuhan L. Say Maumere pada Selasa (7/4/2020) lalu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.com- Sejak tragedi Lambelu pada awal April 2020 lalu, sampai saat ini kapal Pelni belum juga berlabuh di Pelabuhan L. Say Maumere.

Beberapa hari lalu, 135 warga Sikka yang kembali ke kampung halamannya melalui Larantuka.

Meski sempat dikarantina, 135 penumpang tersebut akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.

Bupati Sikka, Robi Idong pada Senin (20/7/2020) lalu mengatakan belum bisa mengizinkan kapal Pelni berlabuh di L. Say.

Menurutnya, pihaknya masih menyiapkan protokol untuk memastikan ada kewaspadaan terhadap ancaman wabah COVID 19.

“Untuk kapal saat ini kita masih menyiapkan protokol. Kita mau urus lebih baik mulai dari pemeriksaan manifes, kesiapan KKP untuk kekarantinaan lalu bagaimana kapal bersandar,” ungkapnya kepada VoxNtt.com kala itu di RSUD T.C. Hillers Maumere.

Robi menegaskan aktifitas kapal penumpang di pelabuhan harus benar-benar sesuai prosedur.

Seharusnya sebelum kapal bersandar, pihak KKP terlebih dahulu naik ke kapal untuk memeriksa sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan.

Pihak Pelni Maumere sebelumnya telah melakukan simulasi penurunan penumpang pada pertengahan Juli lalu.

Meski demikian, sampai saat ini belum ada kapal Pelni yang bersandar di Pelabuhan L. Say.

Kepala Pelni Maumere, Surahman yang dihubungi media ini belum memberikan jawaban terkait hal ini.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

KM Lambelu Sikka
Previous ArticleAloysius Sukardan Pimpin Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang
Next Article Kesaksian Nyata Kala Menjadi Intel Cilik di Tengah Gejolak Berdarah Timor Leste

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.