Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Tidak Pernah Terima Bantuan dari Pemerintah, Warga TTU Tolak Dicoklit
Pilkada

Tidak Pernah Terima Bantuan dari Pemerintah, Warga TTU Tolak Dicoklit

By Redaksi4 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Bawaslu kabupaten TTU Martinus Kolo usai diwawancara wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Ketua Bawaslu Kabupaten TTU Martinus Kolo mengaku menemukan adanya warga yang menolak untuk memberikan datanya untuk dicoklit oleh petugas pemuktahiran data pemilu (PPDP).

Warga tersebut menolak dengan alasan tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Sehingga terkait kondisi tersebut, Martinus mengaku sudah menyampaikan ke KPU Kabupaten TTU guna berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memberikan pemahaman. Hal itu agar warga tersebut mau memberikan datanya guna dicoklit oleh PPDP.

“Itu kejadiannya di Kecamatan Bikomi Nilulat,” jelas Martinus saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon, Selasa (04/08/2020).

Martinus menambahkan, saat melakukan pengawasan dalam proses pencoklitan, pihaknya juga menemukan adanya pemilih yang terdaftar namun tidak memenuhi syarat.

Itu lantaran pemilih tersebut diketahui sudah meninggal dunia.

Bawaslu TTU telah meminta agar nama pemilih tersebut dicoret, sehingga tidak lagi terdata untuk mengikuti Pilkada bulan Desember mendatang.

Selain itu, lanjut Martinus, Bawaslu juga menemukan adanya warga yang belum terdata untuk masuk dalam daftar pemilih tetap.

Sehingga pihaknya langsung merekomendasikan agar nama pemilih tersebut tetap dicatat agar bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada nanti.

“Sejauh ini belum ada temuan pelanggaran yang dilakukan petugas saat melakukan pencoklitan,” ujarnya.

Martinus pada kesempatan itu mengimbau agar di sisa waktu proses pencoklitan yang sementara berjalan, PPDP harus benar-benar serius melakukan pendataan dengan langsung mendatangi dan menemui warga di rumahnya satu per satu.

Sementara bagi masyarakat, Martinus mengimbau agar berperan aktif dan bersedia memberikan datanya untuk dicoklit oleh PPDP.

“Kita juga berharap masyarakat pro aktif untuk mengecek dan memastikan dirinya dicoklit,” tutup Martinus.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Bawaslu TTU KPU TTU TTU
Previous ArticleKejari Ngada Umumkan Target Kasus Baru yang Bakal Dilidik
Next Article Pemkab Malaka Beri Mobil Mewah untuk 12 Lembaga Agama Dapat Kritikan

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.