Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sempat Ditunda, Bantuan 300 Unit Rumah untuk 3 Desa di TTU Akhirnya Dilanjutkan
Regional NTT

Sempat Ditunda, Bantuan 300 Unit Rumah untuk 3 Desa di TTU Akhirnya Dilanjutkan

By Redaksi14 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas PRKPP Kabupaten TTU Antonius Kapitan saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Kementerian PUPR beberapa waktu lalu telah memutuskan untuk melanjutkan pelaksanaan program bantuan 321 unit rumah untuk 3 desa di Kabupaten TTU.

Ke-3 desa tersebut di antaranya Desa Humusu Oekolo Kecamatan Insana Utara dengan jumlah 140 unit rumah, Desa Sunsea Kecamatan Naibenu 115 unit dan Desa Sono Kecamatan Bikomi Tengah 66 unit.

Program tersebut baru dilanjutkan kembali setelah sebelumnya ditunda lantaran pandemi Covid-19.

“Dilanjutkan kembali melalui dana cadangan, karena dana cadangan yang dimasukkan kembali salah satunya adalah dana perumahan,” jelas Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU Antonius Kapitan saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Antonius menjelaskan, dana cadangan untuk bantuan 321 unit rumah dengan ukuran 6 meter X 6 meter (tipe 36) yang dianggarkan oleh Kementerian PUPR senilai lebih dari Rp 7 Miliar.

Dana tersebut akan digunakan sebagai dana stimulan untuk pembangunan 321 unit rumah di 3 desa itu, dengan anggaran untuk rumah baru sebesar Rp 35 Juta.

Sementara untuk peningkatan kualitas nilai per unit sebesar Rp 17,5 Juta.

“Jadi bervariasi, peningkatan kualitas dengan bangun baru,” jelasnya.

Antonius menambahkan, saat ini kelompok masyarakat pengelola swakelola (KMPS) sementara masih melakukan survei harga.

Apabila itu sudah selesai dilakukan maka akan langsung dilakukan penandatanganan kontrak kerja antara KMPS dan suplier agar proses pelaksanaan kegiatan di lapangan bisa segera dilakukan.

“Penentuan suplier itu oleh masing-masing KMPS, karena di setiap desa itu terdapat beberapa KMPS jadi bisa saja di 1 desa itu suplier-nya beda-beda,” jelasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Dinas PRKPP TTU TTU
Previous ArticleDana Desa Dicuri di Toko, Kades Wolodhesa ‘Bersandar’ ke Kapolres Sikka
Next Article Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran 17 Hektare Lahan Cagar Alam di Mabar

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.