Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Dua Fraksi DPRD Sabu Raijua Soroti Garam yang Menumpuk di Gudang
Ekbis

Dua Fraksi DPRD Sabu Raijua Soroti Garam yang Menumpuk di Gudang

By Redaksi8 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi garam (Foto: Antara)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Seba, Vox NT- Dua Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sabu Raijua menyoroti garam yang menumpuk di gudang. Keduanya yakni, Fraksi NasDem dan Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu.

Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) meminta pemerintah Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) untuk segera menjual garam yang telah menumpuk di gudang, sehingga tidak rusak dan dapat memberikan kontribusi bagi PAD.

Demikian pandangan umum Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Sarai terhadap Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2020, yang dibacakan oleh Harjanti Kristiani Uly, S.I.Kom, Selasa (6/10/2020).

Fraksi NasDem juga meminta Pemda Sarai untuk memberdayagunakan pabrik rumput laut, AMDK, dan pabrik garam untuk menambah kontribusi bagi daerah. Fraksi Nasdem juga meminta Pemda Sarai untuk menyerahkan pabrik tersebut untuk dikelola pihak ketiga jika mengalami kesulitan dan kendala.

“Dan bila sulit dilaksanakan oleh dinas, fraksi partai Nasdem menyarankan untuk di pihak ketiga-kan/ MoU dengan pihak ketiga dengan sistem sharing profit,” kata Harjanti.

Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu dalam pandangan fraksinya yang dibacakan Lorens A. R. Wewo, S.Sos meminta pemerintah Sarai untuk fokus dalam menggenjot pendapatan dari sektor industri seperti pengelolaan pabrik rumput laut, AMDK, dan juga produksi tambak garam yang ada serta pabrik garam Nataga.

“Terhadap tidak beroperasinya semua pabrik yang ada di Sabu Raijua, fraksi ingin mendapatkan penjelasan tentang rencana kerja tindak lanjut dari pemerintah sehingga pabrik-pabrik tersebut dapat membawa manfaat bagi daerah,” katanya.

Menjawab hal tersebut, Pjs. Bupati Sabu Raijua, Ir. Ferdy J. Kapitan mengatakan Pemda Sabu Raijua menerima setiap usul saran dari fraksi NasDem untuk ditindaklanjuti.

Pjs Bupati Sarai juga menjawab Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu bahwa pabrik garam yang ada di Sabu Raijua terus berproduksi secara normal. (VoN).

Garam NTT Sabu Raijua
Previous ArticleDukung Produktivitas Pangan, Ansy Lema Salurkan 22 Alsintan Pasca-Panen untuk Petani TTS
Next Article Kekerasan Anak di Ende Masih Tinggi, Hak Sipil Anak Juga Minim

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.