Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Bosan Keluhkan Air Minum Bersih, Warga Labuan Bajo: Kalau Keluar seperti Ekor Tikus
HEADLINE

Bosan Keluhkan Air Minum Bersih, Warga Labuan Bajo: Kalau Keluar seperti Ekor Tikus

By Redaksi5 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah Satu bak penampung air milik Perumda PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo di Sernaru (Foto Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Meski telah ditetapkan menjadi destinasi pariwisata super premium, persoalan air bersih masih menjadi keluhan utama warga Labuan Bajo, ibu kota Manggarai Barat.

Warga bahkan mengaku bosan membicarakan isu air bersih lantaran selalu luput dari perhatian pemerintah.

Kebosanan itu salah satunya diungkapkan Yustinus Tanggu, warga Sernaru Labuan Bajo. Kepada VoxNtt.com, ia mengaku air di rumahnya jarang keluar. Kalau pun keluar debitnya sangat kecil.

BACA JUGA: Proyek Air Minum 2,6 Miliar di Labuan Bajo Tidak Sampai pada Tahap PHO

“Kalau tidak salah jadwalnya Senin Kamis, tapi keluarnya seperti ekor tikus. Kita malas juga omong air di Labuan Bajo,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com di Labuan Bajo Rabu (04/11/2020).

Yustinus mengaku, akibat air yang jarang keluar, untuk kebutuhan keluarga sehari-hari keluarganya terpaksa merogoh kocek untuk membeli air tangki.

“Kami beli air pakai tangki. 1 tangki itu harganya 100 ribu hanya 1800 liter. Dan itu pemakaiannya hanya 1 minggu untuk cuci, masak, dan mandi. Sementara air minum kami beli air pakai galon,” ujarnya.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2017/07/04/kota-labuan-bajo-darurat-air-bersih-dimana-pdam-wae-mbeliling/13755/

Jika dikalikan dalam 1 bulan, dirinya mengaku menghabiskan Rp. 400 ribu untuk kebutuhan air bersih.

“Kalau air keluar lancar tidak mungkin biayanya sampai 400 ribu. Kadang-kadang kami sedih juga pakai beli air,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar masalah air di Labuan Bajo dapat diatasi segera, agar masyarakat tidak membeli air dengan biaya yang mahal.

Sementara itu, Direktur Perumda PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo Aurelius Hubertus Endo mengatakan, jika ada keluhan pelanggan di Kantor PDAM memiliki prosedur pengaduan.

“Jika ada yang mengeluh, coba datang di Kantor dan bertemu pegawai kami. Kami akan tunjukan data. Karena kita harus bicara data,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com di ruangan kerjanya Rabu (04/11/2020).

Dirinya menjelaskan, data setiap tahunnya, debit air untuk kebutuhan masyarakat Labuan Bajo terus meningkat.

Untuk tahun 2021 jelasnya, PDAM akan menargetkan 100 liter per detik untuk kebutuhan air di Labuan Bajo

“Tahun ini sudah mulai dalam pengerjaan sumber air Wae Mese 2. Jika itu rampung pada tahun 2021, maka kita akan punya 100 liter perdetik untuk kebutuhan air di Labuan Bajo,” tuturnya.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Labuan Bajo Manggarai Barat PDAM Labuan Bajo
Previous ArticleEvaluasi Pembelajaran Jarak Jauh: Hanya Transfer Ilmu, Tetapi Tidak Mendidik
Next Article Pohon Tumbang Timpa Sekolah di Ende, Satu Ruang Kelas Rusak Berat

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.