Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Pohon Tumbang Timpa Sekolah di Ende, Satu Ruang Kelas Rusak Berat
Pendidikan NTT

Pohon Tumbang Timpa Sekolah di Ende, Satu Ruang Kelas Rusak Berat

By Redaksi5 November 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para petugas sedang berupaya membersihkan material pohon yang menimpa bangunan SMP Negeri II Ende Selatan (Foto: Arman)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Satu ruang kelas di SMP Negeri II Ende Selatan, Kabupaten Ende rusak berat akibat tertimpa pohon tumbang. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (03/11/2020) sore.

Kepala bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Yanuarius Mari menerangkan, batang pohon tumbang tersapu angin kencang hingga menimpa satu ruang kelas.

Kondisinya, bangunan sekolah itu rusak berat dan tidak dapat difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.

“Ruang kelas ambruk, atap rusak total dan tidak bisa digunakan,” tutur Yanuarius saat ditanyai VoxNtt.com, Kamis (05/11/2020) siang.

Ia memastikan kejadian angin kencang dan pohon tumbang tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Pihaknya pun telah mendata semua kerusakan-kerusakan pada sekolah tersebut.

“Puji Tuhan, tidak ada yang korban jiwa karena tidak ada giat pembelajaran di sekolah. Kita sudah koordinasi dengan pihak BPBD,” tutur Yanuarius.

Sementara itu, Kepala bidang Kedaduratan dan Logistik BPBD Ende Wilibrodus Tema menyatakan pihaknya telah melakukan pembersihan material pohon akibat peristiwa itu.

Ia menyebutkan ada dua pohon yang tumbang menimpa bangunan sekolah akibat angin kencang. Pihaknya sempat kesulitan proses evakuasi karena peralatan yang terbatas.

“Kita sudah terjun ke lokasi dengan pasukan melakukan pembersihan dengan alat seadanya. Iya pohon besar jadi agak kesulitan,” ujar Wilibrodus.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleBosan Keluhkan Air Minum Bersih, Warga Labuan Bajo: Kalau Keluar seperti Ekor Tikus
Next Article PDIP NTT Target Paket Misi Menang di Pilkada Mabar

Related Posts

SDK Lewe Gelar Perkemahan Pramuka Sambut HUT ke-65

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.