Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Gunakan Sistem Bioflok, Desa Liang Sola akan Budidaya Ikan Nila
VOX DESA

Gunakan Sistem Bioflok, Desa Liang Sola akan Budidaya Ikan Nila

By Redaksi16 November 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bioflok untuk budidaya ikan nila di Desa Liang Sola (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Desa Liang Sola, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat (Mabar) akan segera menggunakan Bioflok. Bioflok ini nantinya, akan digunakan untuk budidaya Ikan Nila.

Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi mengatakan, proses pengerjaan Bioflok telah berlangsung sejak Minggu lalu. Kehadiran Bioflok di Desa Liang Sola jelasnya, merupakan hasil dari proposal yang mereka ajukan.

“Tahun 2019 lalu kita usulkan proposal ke Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) untuk pengadaan Bioflok. Saat ini prosesnya sudah 85 persen, target kami minggu ini sudah rampung,” ungkap Kades Adrianus saat ditemui VoxNtt.com di Kantor Desa Liang Sola, Senin (16/11/2020).

Untuk budidaya ikan nila sendiri kata dia, akan dilakukan pembibitan dan pengembangbiakan. Budidaya ikan nila ini akan dikelola oleh kelompok Pangan Lestari yang berjumlah 10 orang.

“Yang kelola nanti kelompok yang sudah dibentuk namanya kelompok Pangan Lestari,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, jumlah Bioflok yang ada di desa Liang Sola berjumlah 10 buah.

“1 buah Bioflok itu bisa disimpan sekitar 100 ikan nila,” ungkapnya.

Pantauan VoxNtt.com, proses pengerjaan Bioflok terus dilakukan. Hingga kini Bioflok sedang dipasang sistem penguapan udara.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Biflok Desa Desa Liang Sola Manggarai Barat
Previous ArticleAnggota DPRD Manggarai Sebut Terlalu Banyak Perhatian Pemerintah untuk Satarmese Raya
Next Article Sampaikan Unek-unek ke Paket IE RAI, Dosen Kampus Aksara Mengaku Gaji Tersendat

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.