Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemda Ende akan Pinjam Rp150 Miliar ke Bank NTT, Satgas Golkar: Jangan Jadi Pedagang Uang
Regional NTT

Pemda Ende akan Pinjam Rp150 Miliar ke Bank NTT, Satgas Golkar: Jangan Jadi Pedagang Uang

By Redaksi26 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Satuan tugas (Satgas) Anti Korupsi Partai Golkar Flores-Lembata Kasimirus Bara Bheri (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Rencana Pemerintah Kabupaten Ende untuk mengajukan pinjaman dana sebesar Rp150 Miliar ke Bank NTT, mendapat kritikan dari Ketua Satuan Tugas (Satgas) Anti Korupsi Golkar Flores-Lembata, Kasimirus Bara Bheri.

Menurutnya, pemerintah sesungguhnya mempunyai anggaran yang cukup yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) untuk proses pembangunan. Asalkan, anggaran itu dipergunakan sesuai tujuan dan tepat sasaran.

Jika pemerintah mengajukan pinjaman modal tambahan ke Bank NTT, Kasimirus menilai pemerintah sedang melakukan proses perdagangan uang. Bahkan ia menilai pemerintah dan pihak Bank NTT sedang bermain mata untuk mendapatkan keuntungan yang terselubung.

“Pemerintah ini punya uang bahkan sudah memberikan penyertaan modal ke Bank NTT. Lalu mengajukan pinjaman lagi dari Bank NTT, ini kan aneh. Ini sedang berdagang rupanya,” katanya kepada wartawan di Ende, Rabu (25/11/2020) siang.

Apabila pemerintah memaksa mengajukan pinjaman ke Bank NTT dengan alasan untuk kepentingan pembangunan, maka ia menduga kedua pihak sedang menjalani proses persekongkolan untuk meraib keuntungan secara pribadi.

“Jangan sampai ada sesuatu, ada main mata antara pihak-pihak yang berkepentingan untuk mendapatkan sesuatu dari Bank NTT,” kata Kasimirus.

Sebagai satuan antikorupsi, ia akan terus monitoring pergerakan atau aliran pinjaman uang tersebut. Bahkan, pihaknya tidak segan-segan akan melaporkan ke penegak hukum jika ditemukan adanya aliran uang sesat.

“Kami secara tegas akan melihat, akan memonitor kalau ada hal yang merugikan negara,” tegas Kasimirus.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Ende berencana akan meminjam dana senilai Rp100 Miliar dari Bank NTT. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Ende sesuai visi dan misi membangun desa menata kota.

Hal ini disampaikan Bupati Ende H. Djafar H Achmad dalam acara peluncuran pembayaran pajak melalui mobile banking Bank NTT di Desa Watunggere Marilonga pada Selasa (10/11/2020) yang dilansir Pos-Kupang.com.

Bupati Djafar menyatakan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Ende tidak hanya menunggu dana yang bersumber dari DAK dan DAU.

“Kalau kita pinjam bisa ada loncatan pembangunan di Kabupaten Ende,” kata Djafar, saat itu.

Ia mengatakan, adapun peluang pemerintah untuk menutupi kembali pinjaman Rp100 Miliar dari Bank NTT tersebut. Optimisme Bupati Djafar karena memprediksi PAD Kabupaten Ende bakal meningkat termasuk support PT Orka yang saat ini sedang mengelola panas bumi Mutubusa di Sokoria, Kecamatan Ndona Timur.

Meski dengan Pos-Kupang.com Djafar menyebut bakal meminjam dana Rp100 miliar ke Bank NTT, namun dalam paripurna jawaban pemerintah terkait pandangan fraksi, Jumat (26/11), disebutkan akan meminjam sebesar Rp150 miliar.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Djafar Achmad Ende
Previous ArticlePasien Covid-19 di NTT Bertambah 74
Next Article Julie Laiskodat Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Tik-Tok yang Berbasis Budaya

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.