Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mulai Tahun 2021, Mekanisme Penyaluran Pupuk Subsidi di Manggarai Berbasis Kartu Tani
Regional NTT

Mulai Tahun 2021, Mekanisme Penyaluran Pupuk Subsidi di Manggarai Berbasis Kartu Tani

By Redaksi8 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabid Penyuluhan Prasarana dan Sarana Pertanian, Yuliana T. Setia saat memberikan keterangan di ruang kerjanya pada Kamis (07/01/2021). (Foto: Igen Padur/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Mulai tahun 2021, Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai akan menyalurkan pupuk subsidi berbasis kartu tani. Pengadaan kartu tani menjadi tanggung jawab Bank BRI yang disalurkan melalui BRI Cabang Ruteng.

Kepala Bidang Penyuluhan Prasarana dan Sarana Pertanian, Yuliana T Setia menjelaskan, pembuatan kartu tani berbasis pada aplikasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) elektronik atau e-RDKK yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian RI.

Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, jelas Yuliana, hanya bertugas menginput data berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK).

Hingga berakhirnya proses input data pada 31 Desember 2020 lalu, terdapat 38.948 NIK petani yang terinput. Setelah diverifikasi di server Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pusat, terdapat lebih dari 3.000 NIK yang dikembalikan untuk diperbaiki kembali.

Namun petani yang tidak mengantongi kartu tani termasuk pemilik 3.000-an NIK yang dikembalikan, masih bisa memperoleh pupuk subsidi dengan format khusus yang dikeluarkan Kementrian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten.

Format berisi nama petani, NIK, dan jumlah pupuk yang dibutuhkan sudah disebarkan melalui pengecer pupuk subsidi. Petani bisa mengisi format tersebut dengan membawa serta Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Jadi, memang agak lain, kalau dulu tidak menggunakan hal-hal seperti ini tetapi mulai tahun 2021 coba diterapkan dengan proses yang baru ini,” jelas Yuliana, Kamis (7/1/2021).

Penulis: Igen Padur
Editor: Yohanes

Manggarai
Previous ArticleSatu Tahun Mengajar, 9 Guru Teko di TTU Tidak Terima Upah Sepeserpun
Next Article Awal Tahun Baru, BKH Bagi Bantuan Obat-Obatan di Manggarai dan Manggarai Barat

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.