Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalur Ruteng-Reo Putus Akibat Longsor, BPBD Manggarai Diminta Segera Tangani
Regional NTT

Jalur Ruteng-Reo Putus Akibat Longsor, BPBD Manggarai Diminta Segera Tangani

By Redaksi28 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik longsor di jalan Ruteng-Reo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Hujan lebat mengguyur Kabupaten Manggarai sejak Rabu sore (27/01) hingga Kamis (28/01) pagi. Salah satu dampak dari hujan sepanjang malam itu, jalur transportasi Ruteng-Reo putus tertimbun longsor. Akibatnya, akses transportasi di ruas menuju Manggarai bagian utara  itu pun terhambat.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Kamis (28/01/2021), sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kemacetan karena longsor. Longsor tersebut terjadi di Golo Nggorong daerah sekitar Gapong dan Gumbang, Kecamatan Cibal. 

Ketua DPRD Manggarai Matias Masir  meminta pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk turun tangan dan segera membersihkan tumpukan tanah yang menutup badan jalan.

Menurut Matias, BPBD Manggarai harus mengambil langkah cepat, mengingat ruas Ruteng-Reo adalah jalur strategis. 

Jalur Ruteng- Reo merupakan akses masuknya Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kemudian didistribusikan ke semua wilayah di Manggarai termasuk Kota Ruteng. 

Apabila jalur Ruteng-Reo putus dan tidak segera ditangani, kata Matias, maka akan berdampak besar terhadap perekonomian di Manggarai. 

Untuk itu, politisi PAN itu meminta agar BPBD Manggarai secepatnya menangani dan membersihkan longsor yang menutup badan jalan.

“Saya minta kepada BPBD untuk segera tangani, supaya akses transportasi bisa kembali normal karena dampaknya cukup besar kalau jalur Ruteng-Reo putus,” pinta Matias.

Matias juga mengharapkan agar di saat musim hujan seperti sekarang, Pemda Manggarai harus sigap ketika mendapatkan laporan dari masyarakat baik itu terkait  bencana alam  longsor, banjir maupun bencana lainnya.

Selain menaruh harapan pada Pemda, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Manggarai agar selalu waspada. 

“Untuk masyarakat, khusus kepada pengendara dan rumah rawan longsor dan banjir agar selalu waspada. Dan pengendara selalu waspada. Kalau curah hujan tinggi diminta untuk berteduh di tempat aman. Di Reo dan Wae Pesi harus lebih waspada karena rawan banjir,” katanya.

Terpisah, Kepala Palaksana BPBD Manggarai Libert Habut mengatakan, pihaknya segera turun ke lokasi untuk membersihkan tumpukan tanah yang menutupi badan jalan.

“Kami sudah minta alat dari PU tadi. Dan jawabannya sedang isi bahan bakar, karena isi bahan bakar juga butuh waktu pak. Tim sudah siap turun ke lokasi,” ujar Libert.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Bencana Alam Bencana NTT BPBD Manggarai DPRD Manggarai Manggarai
Previous ArticleDivaksin Perdana, Kajati NTT: Ini Atas Permintaan Saya Sendiri
Next Article Pelaku Kasus Dugaan Pengeroyokan Dua Pemuda di Kupang Belum Ditahan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.