Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Empat Kades di TTU Terjerat Kasus Korupsi, Kerugian Negara Rp 1,6 M
VOX DESA

Empat Kades di TTU Terjerat Kasus Korupsi, Kerugian Negara Rp 1,6 M

By Redaksi11 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati TTU Drs.Eusabius Binsasi usai diwawancarai VoxNtt.com, Rabu 10 Maret 2021. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,VoxNtt.com-Sejak tahun 2017 hingga 2019 tercatat sudah empat kepala desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terjerat kasus korupsi dana desa.

Empat Kades yang terjerat kasus korupsi yang merugikan negara Rp 1.652.467.000,- itu yakni, Kades Lanaus Kecamatan Insana Tengah, Yohanis Sumu, Kepala Desa Noenasi, Kecamatan Insana Tengah, Milikhior Pot Aomenu, Kepala Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Maximus Elu serta Yakobus Feka, Kades Manusasi, Kecamatan Miomafo Barat.

Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, Kades Lanaus, Yohanis Sumu tersangkut kasus korupsi bersama dengan Edwin Liem yang berstatus sebagai suplayer dengan kerugian negara senilai Rp 215.467.000,-.
Kades Noenasi, Milikhior Pot Aomenu bersama Sekdes, Siprianus Olin dan suplayer, Peranti Kore merugikan negara kurang lebih Rp 400 juta.

Kades Manamas Maximus Elu bersama Bendahara, Maximus Elu Bobo merugikan negara hingga Rp 445 juta.
Sedangkan Kades Manusasi, Yakobus Feka dan Bendahara, Kayetanus Asuat yang baru divonis belum lama ini merugikan negara, Rp 592 juta.

Selain keempat keempat kades ini, saat ini satu kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat Kades Tautpah, Aloysius Neno Usboko serta dua suplayer sementara disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang.

Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi saat diwawancarai VoxNtt.com, Rabu (10/03/2021) mengaku, dalam waktu dekat, pihaknya akan membentuk tim untuk mengaudit pengelolaan dana desa.

Apabila dalam audit terdapat pengelolaan dana desa yang bermasalah, hingga timbulkan kerugian negara, maka kepala desa serta pengelola kegiatan akan diberikan waktu selama 60 hari untuk kembalikan dana tersebut ke kas negara senilai kerugian.

Jika hingga batas waktu yang ditentukan, kerugian negara tersebut tidak disetor kembali ke kas negara, maka Pemkab TTU akan langsung melimpahkan kasus tersebut untuk diproses hukum.

“LHP yang ada kita perintahkan untuk disetor kembali ke kas negara. Kalau tidak dikembalikan, maka kita akan serahkan ke kejaksaan untuk diproses hukum,” tegas mantan Dirjen Bimas Katolik itu.

Eusabius menegaskan, kepala desa yang saat diaudit ditemukan bermasalah, maka tidak akan diperkenankan untuk ikut dalam pemilihan kepala desa periode berikut.

Hal itu akan termuat dalam salah satu kriteria bagi Cakades yang akan ikut bertarung dalam Pilkades nanti.

“Incumbent yang mau maju lagi (dalam Pilkades) tidak boleh ada cacat (bermasalah). Kalau ada, maka itu akan gugur dengan sendirinya,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

Eusabius Binsasi Korupsi Dana Desa TTU
Previous ArticleEgy Kembali Pimpin PKB TTS, Roy Babys Diusulkan Calon Bupati
Next Article Terpilih Sebagai Ketua DPC PKB Mabar, Sewargading: Saya akan Besarkan Partai Ini

Related Posts

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.