Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sawah di Matim Terendam Banjir
Regional NTT

Sawah di Matim Terendam Banjir

By Redaksi25 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebagian sawah warga di wilayah Wae Tuan, Kampung Kakang, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur, Selasa (23/03/2021).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍‍‍‍Borong, Vox NTT- Sebagian sawah warga di wilayah Wae Tuan, Kampung Kakang, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur, Selasa (23/03/2021).

Salah seorang warga setempat Beni Timun (35) mengatakan, padi yang sebentar lagi dipanen terendam banjir. Bahkan ada padi yang sudah diketam terbawa banjir.

“Saya punya yang baru diketam langsung banjir hantam, mungkin dua karung,” ujar Beni melalui telepon selulernya, Kamis (25/03/2021).

Warga lain, Fabi Amir mengaku sekitar 10 hektare lebih sawah yang terendam banjir di wilayah Wae Tuan dan sekitar 23 orang yang menjadi korban.

Terpisah, Kepala Desa Pong Ruan Dosansianus T. Lewagan mengatakan, pihaknya sudah mendata di balik bencana tersebut untuk kemudian dilaporkan ke dinas terkait. Pendataan mulai dari pemilik lahan dan luas area terdampak banjir.

“Kita sudah data untuk dilaporkan ke dinas terkait. Pemilik lahan dan luas area terdampak banjir kita sudah data,” kata Kades Dosansianus melalui pesan WhatsApp-nya.

Pelaksa tugas Kepala BPBD Manggarai Timur Mikael Jaur berjanji bakal mengirimkan petugas ke lokasi banjir tersebut.

“Nanti masyarakat itu yang berdampak daripada bencana ini misalnya gagal panen, itu ada laporan secara resmi dari kepala desa,” ujar Mikael.

Menurut dia, penanganan bencana di Matim selama ini sangat banyak. Karena itu, pemerintah tetap menanganinya sesuai dengan regulasi.

“Itulah tugas kita, yang penting sesuai dengan kemampuan kita,” tutup Mikael.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

BPBD Matim Desa Pong Ruan Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAyu Azhari Boyong Tenun Ikat NTT ke Eropa, Begini Kisahnya
Next Article Meski Partainya Dibegal Moeldoko, Elektabilitas AHY kian Melejit

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.