Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Di Pulau Messah, Sejumlah Rumah dan Kapal Rusak Akibat Gelombang Laut Tinggi
NTT NEWS

Di Pulau Messah, Sejumlah Rumah dan Kapal Rusak Akibat Gelombang Laut Tinggi

By Redaksi4 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapal milik warga yang tenggelam akibat gelombang tinggi di Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Jumat (020/4/2021)(Foto Julius Zeliwu)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Sejumlah rumah dan kapal rusak akibat dihantam gelombang laut setinggi 3 meter di Pulau Messah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat (Mabar) Jumat (02/04/2021).

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com kurang lebih ada sebanyak 4 rumah dan 4 kapal milik warga yang mengalami rusak berat.

Selain rumah dan kapal, tanggul penahan gelombang ikut rusak dan satu unit dermaga umum rusak berat.

Seorang warga Pulau Messah, Rasuing menjelaskan, sejumlah mengalami kerugian terlebih rumah warga yang terletak di dekat pesisir laut.

Kondisi itu terjadi kata dia, dengan tanggul penahan air laut yang telah rusak.

“Kerusakan rumah warga akan semakin parah dan kondisi kesehatan masyarakat akan terganggu karena sampah yang dibawa gelombang laut berserakan di pemukiman warga. Kalau begini terus kami bisa kena penyakit,” katanya saat dihubungi VoxNtt.com Minggu (04/04/2021).

Dirinya berharap agar pemerintah segera cepat membantu lebih khusus untuk pembangunan tanggul penahan.

Sementara itu, Kaur Pemerintahan Desa Pasir Putih Halakim mengatakan, bencana alam tersebut terjadi sejak Kamis dini hari hingga Jumat malam.

Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Mabar dapat segera melakukan penanganan terkait kejadian tersebut, sebab sangat merugikan masyarakat.

“Hingga kondisi malam ini (Jumat malam) belum baik, sehingga para nelayan tidak berani mencari (melaut),” katanya.

Penulis: Sello Jome

Editor: Irvan K

Labuan Bajo Manggarai Barat Pulau Messah
Previous ArticleMakna Paskah bagi Benny Harman: Jangan Takut “Disalib” Karena Memperjuangkan Kebenaran
Next Article Padi Tumbuh Subur di Daerah Rencana Tambang

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026
Terkini

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.