Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dana Bantuan Bencana Seroja NTT Terkumpul 4 Miliar Lebih Belum Disalurkan
Regional NTT

Dana Bantuan Bencana Seroja NTT Terkumpul 4 Miliar Lebih Belum Disalurkan

By Redaksi29 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Juru bicara Penanganan bencana seroja provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marius Ardu Jelamu saat memberikan keterangan pers, Kamis, 29 April 2021 (VoxNtt.com/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Juru bicara penanganan bencana Seroja Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu mengatakan, dana bantuan yang terkumpul untuk korban bencana di provinsi itu mencapai Rp4 Miliar lebih.

“Terkait dengan bantuan dana, sampai saat ini berjumlah 4 miliar lebih,” kata Marius kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Kamis (29/04/2021).

Marius mengatakan, dana 4 miliar lebih tersebut belum disalurkan kepada korban yang terdampak akibat bencana yang menghantam beberapa daerah di provinsi kepulauan itu.

“Belum disalurkan. Ini ada di bank. Ini belum kita salurkan,” ujarnya.

Pemanfaatan dan penggunaan dana 4 Miliar lebih itu kata dia, bergantung pada hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Audit dari Inspektorat. Biasanya dana bantuan ini, bagaimana cara peruntukannya. Nanti setelah kita dapat rekomendasi dari BPKP baru kemudian kita menyalurkan,” kata Marius.

Karena itu, ia berharap bagi kabupaten-kabupaten yang belum mamasukan data korban bencana, agar segera dimasukkan.

“Deadlinenya besok, tidak kompromi lagi. Semua data kerusakan rumah, rusak berat, rusak ringan, rusak sedang, besok semua data itu kami terima,” ujar Marius.

Jika esok, Jumat (30/04/2021), data-data korban bencana tersebut tidak dimasukkan, maka pihaknya tidak akan memeroses.

“Kalau lewat dari itu, tentu kita tidak memrosesnya. Bapak Gubernur sudah menegaskan, silakan Bupati yang terlambat mengirim itu, silakan ambil dari APBD II sendiri untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kota Kupang
Previous ArticleDi India Ada 117 Kematian Per Jam Akibat Covid-19
Next Article Mengapa Kabag Umum Sorong Tanggung Jawab ke Wabup?

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.