Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»‍‍Yayasan Steyler Mission Salurkan Bantuan 30 Unit Panel Solar di Matim
KOMUNITAS

‍‍Yayasan Steyler Mission Salurkan Bantuan 30 Unit Panel Solar di Matim

By Redaksi4 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu panel solar bantuan Yayasan Steyler Mission milik Serikat SVD di Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Yayasan Steyler Mission milik Serikat Sabda Allah (SVD) menyalurkan bantuan 30 unit panel solar kepada 30 rumah keluarga/komunitas di Wukir, Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Sabtu (01/05/2021).

Bantuan ini merupakan bantuan dari Yayasan H.+W. Winkler di Jerman dalam bekerja sama dengan Yayasan Steyler Mission milik biara SVD yang berpusat di St. Augustin, Jerman.

Pastor Agateus Ngala, SVD bersama Ferdinandus Rondong mengetuk hati sebagai penderma untuk membantu keluarga dan komunitas yang membutuhkannya.

Proposal pengadaan panel solar ini juga mendukung program yang dikampanyekan secara internasional oleh Serikat Sabda Allah (SVD) terutama komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan (JPIC), seperti pemanfaatan tenaga matahari bagi kebutuhan harian masyarakat yang tentunya minus polusi.

“Dari proposal yang diajukan tersebut, kita mendapat suntikan dana sebanyak 26.399 Euro (Rp435.000.000) untuk pengadaan tenaga surya ini. Dana itu seluruhnya dipergunakan untuk pengadaan 30 unit panel solar,” kata Ferdinandus Rondong kepada VoxNtt.com.

Dikatakan Ferdinandus, satu paket panel solar terdiri dari: dua unit modul surya 100Wp, dua unit accu kering VRLA 12v 100Ah, satu unit inventer liminous eco volt 1500VA, satu unit solar charge controller 20A, bracket penyangga panel dan satu set kotak bateri, satu set kabel 30 meter dan lampu 12 watt sebanyak sepuluh unit.

“Pengadaan barang ini, seluruhnya kita pesan langsung di perusahaan panel solar di Surabaya,” bebernya.

Ia menjelaskan, selain bantuan dari Jerman, ada juga kontribusi lokal dari keluarga atau komunitas yang mendapat bantuan ini sebesar Rp3.000.000, yang diperlukan untuk biaya transportasi, pengiriman barang-barang (panel solar, red) mulai dari Surabaya hingga ke Wukir, juga dipakai untuk mendatangkan teknisi khusus dari Surabaya, untuk pemasangan dan pelatihan tenaga lokal.

Salah satu penerima bantuan, Melkior Jalang mengatakan, baru kini pihaknya merasakan sungguh-sungguh apa artinya dari gelap terbitlah terang.

Bersama 30 keluarga yang lain, Melkior mengucapkan terima kasih kepada donatur dan pihak yang terlibat mendatangkan bantuan ini.

“Kami hanya mengucapkan terima kasih, dan sisanya Tuhan yang akan membalasnya,” tutupnya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim SVD
Previous ArticleKasus Keracunan di Matim, Satu Orang Meninggal
Next Article Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Kota Kupang Suatu Kesadaran untuk Kebaikan Lembaga Dewan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.