Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Dana Desa Rawan Dikorupsi, DPRD TTU Duga Ada “Orang Kuat”
VOX DESA

Dana Desa Rawan Dikorupsi, DPRD TTU Duga Ada “Orang Kuat”

By Redaksi18 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Dana Desa (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pengelolaan dana desa di Kabupaten Timor Tengah Utara akhir-akhir ini terlihat cukup rawan dikorupsi.

Terbukti dari 160 desa yang berhak mendapat dana desa, sudah terdapat 8 kepala desa yang harus meringkuk di balik jeruji besi akibat menyalahgunakan dana yang bersumber dari APBN itu.

Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, dari 8 kades tersebut 5 di antaranya sudah berstatus terpidana bahkan sebagian sudah selesai menjalani hukuman.

Ke-5 kades tersebut di antaranya Kades Lanaus Kecamatan Insana Tengah Yohanes Naisumu, Kades Noenasi Kecamatan Miomafo Tengah Milikhior Pot Aomenu, Kades Manamas kecamatan Naibenu Maximus Elu, Kades Manusasi Yakobus Feka serta Kades Tautpah Kecamatan Biboki Selatan, Aloysius Neno.

Sementara 3 kades yang masih berstatus sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa di antaranya Kades Botof Kecamatan Insana Primus Neno Olin, Kades Naikake B Herminigildus Tob dan Kades Birunatun Martinus Tobu.

BACA JUGA: “Babat” Para Kades Nakal, Kejari TTU Layak Diacungkan Jempol

Anggota DPRD TTU Marianus Lay Manek saat diwawancarai VoxNtt.com, Senin (17/05/2021), mengaku dirinya menduga maraknya dana desa dikorupsi lantaran adanya “orang kuat” yang mem-backup para kades “nakal” tersebut.

Namun Politisi Partai Perindo itu enggan menyebutkan siapa “orang kuat,” yang ia maksud.

Kecurigaan tersebut muncul lantaran dana desa pada desa yang saat ini bermasalah dengan gampangnya dicairkan setiap tahunnya.

Padahal jelas sekali pengelolaan dana desa tersebut sudah terindikasi bermasalah sejak beberapa tahun lalu.

“Proyek yang Rp60 juta saja diawasi ketat apalagi ini yang miliaran tentunya dipantau inspektorat dan PMD, pastinya mereka tahu kalau laporan itu fiktif dan proyeknya juga tidak ada lalu rekomendasi ke pemerintah daerah seperti apa sehingga dananya bisa cair terus setiap tahunnya, jadi selama 5 tahun masa kepemimpinan kades itu cukup dengan buat laporan fiktif dananya bisa cair, kalau begini berarti ada aktor intelektual di belakangnya sehingga bagian keuangan bisa cairkan anggaran itu setiap tahunnya,” tandasnya.

Marianus pada kesempatan itu mengaku pada prinsipnya dirinya sangat mendukung langkah aparat penegak hukum baik jaksa maupun polisi untuk memberantas korupsi dana desa.

Namun ia berharap penindakan terhadap korupsi dana desa tidak sebatas dengan menangkap para kepala desa ataupun pihak yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana desa.

Namun juga aktor intelektual yang ikut memuluskan pencairan dana desa yang bermasalah juga harus diungkap dan ditangkap.

“Jadi persoalannya bukan hanya kepala desa yang ditangkap tapi ada uang rakyat yang dirugikan jadi aktor intelektual dibalik semua ini harus juga ikut diusut,” tandasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

DPRD TTU TTU
Previous ArticleFakta-fakta Mencengangkan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan di Matim
Next Article Kuasa Hukum JT Sebut Pemindahan Uang 3 Miliar ke PT MPIP Otoritas Bank Bukopin

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.