Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tahan Lapar dan Gagal Tampil Menari, Cerita Anak SD yang Menanti Kunjungan Gubernur
HEADLINE

Tahan Lapar dan Gagal Tampil Menari, Cerita Anak SD yang Menanti Kunjungan Gubernur

By Redaksi23 Mei 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah anak SD berjalan menghindari lumpur usai lapangan Colol diguyur hujan. Mereka gagal tampil menari karena kunjungan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat molor lima jam dari jadwal.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT – Lembah Colol, Kecamatan Lamba Leda Timur diguyur hujan lebat pada Sabtu (22/05/2021) siang. Lapangan sepak bola Colol yang baru saja digusur pun berlumpur.

Anak-anak sekolah dasar yang sejak pagi menunggu kehadiran Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, berteduh di bawah tenda di tengah lapangan tersebut. Ada yang mengenakan seragam sekolah, ada pula yang berbusana adat Manggarai.

“Kami akan menari untuk sambut bapak Gubernur,” ujar Jul, salah seorang siswa SDI Wae Nunung yang mengenakan pakaian adat.

Selain anak-anak sekolah dasar, beberapa pejabat Pemkab Manggarai Timur juga berteduh di bawah tenda.

Mereka menunggu kedatangan Gubernur Laiskodat, yang dijadwalkan tiba pukul 14.00 Wita. Lama setelah hujan reda, Gubernur tak kunjung datang.

Anak-anak yang menahan lapar dan dingin pun akhirnya dipulangkan oleh guru-gurunya sekitar pukul 17.00 Wita karena hari mulai senja.

“Akhirnya kami tidak bisa tampil. Tidak bisa menari di hadapan Gubernur,” ujar Yodi, siswa kelas V SDI Wae Nunung.

Yodi mengaku kecewa karena sudah berlatih selama empat hari hingga menunggu lama sambil menahan lapar dan dinginnya hujan namun akhirnya gagal tampil di hadapan Gubernur Laiskodat.

Pantauan VoxNtt.com, rombongan Gubernur Laiskodat baru tiba di tempat acara pada pukul 19.00 Wita. Molornya waktu tiba di tempat acara disebabkan karena Gubernur Laiskodat mampir di sejumlah tempat, yang di luar rencana kunjungan. Salah satunya, di kampung Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas yaitu di Ceka Likang, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Kedatangannya diwarnai dengan kemacetan lalu lintas di satu-satunya jalan penghubung Kecamatan Elar, Congkar, hingga kawasan bagian timur Kecamatan Lamba Leda Timur itu.

Pasalnya, mobil rombongan Gubernur yang mengular dari arah barat, tertahan setelah bertemu truk yang datang dari arah timur di jalan tepi lapangan Colol. Sekitar satu jam sejak Gubernur tiba hingga ia beranjak dari tempat acara, ruas jalan tersebut ditutup.

Sejumlah kendaraan dari arah timur dan barat yang melintasi jalan tersebut terpaksa berhenti dan penumpangnya harus bersabar menunggu hingga kendaraan rombongan Gubernur beranjak dari lokasi tersebut.

Penulis: Igen Padur
Editor: Yohanes

Colol Desa Colol Manggarai Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleDitunjuk Partai Golkar Jadi Balon Bupati Alor Tahun 2024, Soleman: Saya Siap!
Next Article Bangun 50 Unit Rumah, Pemdes Manunain B TTU Hanya Habiskan Dana 400 Juta

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.