Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sorotan»Kursi Wakil Bupati Ende Belum Terisi, Masyarakat Prihatin
Sorotan

Kursi Wakil Bupati Ende Belum Terisi, Masyarakat Prihatin

By Redaksi12 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Bupati Ende
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT – Kursi Wakil Bupati Ende sudah lama kosong setelah Bupati Marsel Petu meninggal dunia satu tahun lalu.

Kekosongan posisi kursi Wabup pun terus menuai kontroversi. Kelambanan dari partai-partai di dalam Koalisi MJ (Marsel-Djafar) menjadi perbincangan hangat. Banyak pertanyaan di masyarakat terkait kekosongan posisi Wabup tersebut.

H. Djafar. H. Achmad yang semula menduduki sebagai Wabup Ende langsung menduduki menjadi Bupati secara otomatis terhitung sejak tanggal 8 November 2019 lalu. Namun hingga saat ini, ia tetap memimpin Kabupaten Ende seorang diri.

Kristo salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Ende saat ditemui VoxNtt.com, Sabtu (12/06/2021), mengaku sangat prihatin dengan kekosongan Wabup hingga saat ini.

“Sebagai masyarakat saya sangat prihatin dengan Bupati Djafar yang saat ini yang lagi bekerja sendiri mengurus Kabupaten Ende dengan wilayahnya yang begitu sangat luas,” tuturnya.

Kristo juga berharap kepada partai-partai Koalisi MJ Jilid 2 segera memproses dan meninggalkan segala keegoan, serta kepentingan pribadi maupun golongan.

“Biarkan roda pemerintahan ini berjalan secara maksimal,” tegasnya.

Sementara Bupati Djafar saat ditanyai mengenai kekosongan tersebut beberapa waktu lalu, mengaku Pemkab Ende telah menanggapi sesuai prosedur dengan menyurati partai-partai koalisi. Dalam surat, pihaknya meminta partai koalisi untuk mengusulkan nama calon dan agar secepatnya diproses.

Bupati Djafar menegaskan, pihaknya sudah bekerja sesuai prosedur dan tidak pernah mempersulit. Justru ia menginginkan kekosongan Wabup Ende segera terisi.

Hal serupa juga disampaikan Juru bicara Koalis MJ Jilid 2, Kadir Mosa Basa. Saat ditemui beberapa bulan lalu, Kadir mengatakan partai koalisi sudah melakukan pertemuan beberapa kali.

Sayangnya sampai saat ini belum ada kepastian. Sebab salah satu dari Koalisi MJ mengundurkan diri saat pertemuan ketiga di Aula Hotel Syfa beberapa bulan lalu.

“Terkait kendala ini kita juga sudah konsultasi dengan Kemendagri, namun jawabannya tidak bisa, minimal dalam Koalisi MJ semuanya harus sepakat,” ujarnya.

Menurut Kadir, saat ini koalisi tengah mencari solusi. Ia pun meminta agar semua partai koalisi bisa meninggalkan ego, untuk kemudian secepatnya mengisi kekosongan jabatan Wabup Ende.

Kontributor: Nasan Kua
Editor: Ardy Abba

Ende H. Djafar H Achmad
Previous ArticleKemenparekraf Gelar Bimtek Pengelolaan Desa Wisata di Ende
Next Article Satu Jam Diskusi Pemuda untuk Promosi ‘Kopi Tuk Colol’ dan Bahas Masalah Petani

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.