Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Dugaan Korupsi Dana Desa Racang Mabar, Kerugian Negara Capai Ratusan Juta Rupiah
VOX DESA

Dugaan Korupsi Dana Desa Racang Mabar, Kerugian Negara Capai Ratusan Juta Rupiah

By Redaksi16 Juni 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Mabar AKBP Bambang Hari Wibowo (kiri) didampingi Kasat Reskrim Polres Mabar IPTU Yoga Darma Susanto saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Rabu (16/06/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- BB (53) mantan Kepala Desa dan Bendahara YB (36) di Desa Racang, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT diamankan pihak Polres setempat.

BB dan YB diamankan karena diduga telah melakukan korupsi Dana Desa Racang tahun anggaran 2017 sampai 2018.

Kapolres Mabar AKBP Bambang Hari Wibowo mengungkapkan, pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa baik untuk tahun 2017 maupun tahun 2018 yang dibuat oleh bendahara desa, ditemukan adanya indikasi penyimpangan.

Indikasi penyimpangan itu antara lain, terdapat kekurangan volume pekerjaan dan belanja fiktif pada tahun anggaran 2017 dan 2018. Lalu ditemukan kekurangan volume pekerjaan atas pekerjaan pembangunan PLTA tahun 2018.

“Serta ditemukan pengelembungan belanja bahan non lokal untuk pembangunan PLTA Tahun 2018,” ungkap AKBP Bambang kepada awak media saat melakukan konferensi pers di Aula Polres Mabar, Rabu (16/06/2021).

AKBP Bambang menegaskan, dalam hal pengelolaan Dana Desa, yang bertanggung jawab membayar adalah bendahara desa atas perintah dan persetujuan kepala desa.

“Dari hasil pemeriksaan fisik pekerjaan yang dilakukan oleh Ahli Teknik Sipil, ditemukan adanya kekurangan volume pada item pekerjaan drainase, dan TPT, demikian juga hasil pemeriksaan pekerjaan PLTA oleh Ahli Elektro, ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan,” jelasnya.

AKBP Bambang menyebut, temuan kerugian negara berdasarkan hasil audit yang dilakukan oleh Inspektorat Mabar sebesar Rp145.292.661.

Mantan Kades BB dan Bendaharanya YB, kata AKBP Bambang, telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polres Mabar.

AKBP Bambang menambahkan, keduanya telah melanggar Pasal 2 ayat (1) subs pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1.000.000.000.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Desa Racang Mabar Manggarai Barat Polres Mabar
Previous ArticlePemkab TTU Dapat Jatah 242 Formasi CPNS, Ini Rinciannya
Next Article Dugaan Korupsi Dana Desa Racang, Mantan Kades dan Bendahara Ditetapkan Jadi Tersangka

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.