Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Solusi Energi Hijau Lewat Sampah, Kini Warga Memasak Lebih Murah
Ekbis

Solusi Energi Hijau Lewat Sampah, Kini Warga Memasak Lebih Murah

By Redaksi25 Juni 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Praktik pengelolaan kompor biomassa di Ende
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Kini ada yang baru bagi warga Ende. Jika dulu menggunakan minyak tanah atau kayu bakar untuk memasak, kini mulai memakai pelet dari hasil olahan sampah biomassa. Hal itu dilakukan berkat bantuan PLN.

Rofika salah satu pengguna kompor pelet mengatakan, inovasi pelet ini pertama dan menjadi solusi bagi masyarakat Ende. Apalagi minyak tanah langka.

“Untuk itu, inovasi pelet dari PLN ini menjawab permasalahan masyarakat Ende dalam pengelolaan sampah dan pengganti minyak tanah. Di sini saya sendiri sudah menggunakan kompor pelet dan bagus, di mana dengan sampah kami menukarkan dengan pelet yang per 1 kg hanya Rp600 (enam ratus rupiah), jadi uangnya yang biasa kami pakai untuk membeli minyak bisa dipakai untuk kebutuhan lain dan kami sangat bersyukur,” kata Rofika yang juga pengelola pelet di Ende, Jumat (25/06/2021).

Menurut Rofika, setiap hari kelompoknya menerima sampah dari masyarakat yang dikelola di Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Ende.

“Setelah itu dipeyeumisasi dan sampah biomassa di bawah ke PLTD Mautapaga Ende untuk diolah lagi menjadi pelet,” jelasnya.

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT Agustinus Jatmiko mengatakan, ada 80 persen hasil pelet ini diserap untuk bahan bakar pembangkit PLTU Ropa. Sementara 20 persen lainnya untuk kebutuhan memasak warga.

“Saat ini memang pemakaian pelet pada warga memang terkendala pada kompor. Namun, sekali lagi PLN telah punya solusi. Saat ini sedang dikembangkan kompor buatan SMK Negeri 2 Ende,” ujar Jatmiko.

“Mereka dilatih PLN membuat kompor pelet dengan teknik down draft gasification jadi gasifikasi kompor (gasification stove). Kompor ini juga akan di-launching hari ini Jumat, 25 Juni 2021 bersamaan dengan acara launching Continuous Firing Run. Bupati Ende memberikan kompor gratis untuk 35 kepala keluarga (KK) di Desa Keliwumbu,” sambungnya.

Tidak hanya itu, kata dia, PLN juga telah melatih pengrajin ke desa keramik yang berhasil membuat kompor pelet dari tanah liat yang lebih murah.

“Karena akan percuma kalau ada pelet tetapi warga tidak dapat memakainya karena tidak ada kompor. Semakin banyak warga yang memakai kompor pelet ini, maka warga banyak terbantu,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 2 Ende Fransisco Soares mengatakan, pihaknya merasa berbahagia.

Pasalnya, berkat bantuan PLN hampir setengah tahun pihaknya melakukan praktik kerja electricity. Tidak hanya kompor, namun ke depan berharap ada mesin.

“Jadi, cita dari pogram untuk Indonesia. Dulunya kompor karena minyak tanah langka. Dengan kehadiran kompor ini mengatasi kelangkaan. Di Ende, dari SD sampai SMA sudah membentuk bank sampah. Dan bisa barter sampah dengan pelet. Dengan kolaborasi yang baik bisa tercapai tujuannya seluruh masyarakat di Ende,” tandasnya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang PLN
Previous ArticlePasien Covid-19 Dibungkus Pakai Terpal, Senator Angelo Kesal dengan Pemkab Ende
Next Article Diskursus dan Aksi dalam Geliat Otonomi Daerah

Related Posts

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.