Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Bendungan Wae Reca Matim Makan Korban
Pojok Info

Bendungan Wae Reca Matim Makan Korban

By Redaksi2 Juli 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
ED setelah ditemukan tidak bernyawa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT – Bendungan Wae Reca, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur memakan korban jiwa, Jumat (02/07/2021) sore.

Korban yang tewas saat mandi di Bendungan Wae Reca berinisial ED asal Comu, Desa Wae Nggori, Kecamatan Rana Mese.

Alvonsius Engko, kakak Kandung ED, menceritakan, setelah makan siang, ia dan adiknya itu turun dari base camp ke kali untuk kembali bekerja.

Tidak lama kemudian, ED pergi dan tujuannya tidak diketahui Alvonsius.

Pada pukul 15.00 Wita, Alvonsius turun dari eksacavator untuk mencari ED.

“Sekitar setengah jam, saya turun cari dia. Saya panggil tidak jawab. Saya kaget, melihat sendal dan pakaian di atas saluran kantong lumpur bendungan,” ungkap Alvonsius kepada wartawan di lokasi.

Ia pun menginformasikan kehilangan adiknya itu kepada warga sekitar.

Warga kemudian bersama-sama mencari korban. Sekitar satu jam mereka mencarinya. Mereka berusaha menguras air keluar dari saluran penguras lumpur.

Pukul 04.00 Wita, korban keluar dari mulut saluran penguras lumpur bendungan itu dalam keadaan tidak bernyawa.

Hingga berita ini diturunkan, aparat Polres Manggarai Timur dan Polsek Borong tengah mengidentifikasi jenazah korban. (VoN)

Matim Polres Matim
Previous ArticleMahasiswa PGSD Unika Ruteng Gelar PKM di Kelurahan Watu
Next Article Tiga Siswi SMAK Giovanni Kupang Melaju ke Final Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia 2021

Related Posts

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.