Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Covid-19, Puskesmas Wae Nenda Temukan Beragam Kendala
KESEHATAN

Cegah Covid-19, Puskesmas Wae Nenda Temukan Beragam Kendala

By Redaksi13 Juli 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kapela Stasi Wae Nenda, Senin (12/07/2021). (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Angka warga terdampak Coronavirus disease 2019 (Covid-19) setiap hari kian melonjak.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan instansi kesehatan dalam rangka menekan laju penyebaran virus asal Wuhan China itu.

Meski begitu, banyak kendala yang dihadapi di lapangan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satunya terkait penanganan pelaku perjalanan.

Kepala Puskesmas Wae Nenda Rafael Mujak, A.Md.,Gz mengungkapkan beragam kendala yang dihadapi dalam menangani para pelaku perjalanan.

Menurut Rafael, selama ini pihaknya banyak menemukan pelaku perjalanan yang tidak mau melaporkan diri di puskesmas yang terletak di Desa Golo Lembur, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur itu.

Di sisi lain, daerah operasi Puskesmas Wae Nenda cukup luas, yakni mencakup 5 desa di wilayah Lamba Leda bagian timur.

Dalam kondisi seperti ini tentu saja membutuhkan kesadaran para pelaku perjalanan untuk melaporkan diri di puskesmas.

“Kendala yang kami hadapi selama ini di lapangan, banyak pelaku perjalanan yang tidak mau melaporkan diri di puskesmas. Jadi, tunggu petugas datang ke rumah baru mereka siap,” kata Rafael kepada VoxNtt.com di sela-sela kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kapela Stasi Wae Nenda, Senin (12/07/2021).

Masih seputar penanganan para pelaku perjalanan. Menurut Rafael, terkadang mereka enggan malakukan karantina. Para petugas pun kerap mengunjungi rumah para pelaku perjalanan, sebelum akhirnya mereka mengikuti protokol kesehatan atau datang ke puskesmas.

Terkadang, lanjut dia, pelaku perjalanan tidak datang ke Puskesmas Wae Nenda dengan alasan tidak ada uang transportasi.

“Sedangkan urusan dengan Satgas Covid desa, kami hanya sebatas koordinasi dan menyampaikannya. Selanjutnya urusan Satgas,” terang Rafael saat disinggung soal kerja sama antara Satgas Covid-19 desa dengan petugas kesehatan.

Sementara untuk vaksinasi Covid-19, petugas Puskesmas Wae sudah menjalankannya sebanyak tiga kali.

Vaksinasi tahap pertama menyasar kepada 17 penerima yang semuanya adalah petugas kesehatan. Kemudian, vaksinasi kedua menyasar kepada 10 orang dan yang ketiga 100 orang.

“Berarti sudah 127 orang yang sudah diberi vaksin Covid-19,” katanya.

Penulis: Ardy Abba

covid-19 Matim Puskesmas Wae Nenda Virus Corona
Previous ArticleMenguak Misteri Paku yang Tertancap pada Leher Sondina Letek di Lapas Lembata
Next Article Terus Lakukan Tracing, Jumlah Pasien Terpapar Covid-19 di Satarmese Utara Bertambah Menjadi 36 Orang

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.