Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kepala DLHD Matim Pantau Langsung Pembersihan Jalan Peot-Lehong
Regional NTT

Kepala DLHD Matim Pantau Langsung Pembersihan Jalan Peot-Lehong

By Redaksi28 Juli 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Manggarai Timur (DLHD Matim), Donatus Datur, turun lokasi untuk memantau pembersihan rumput liar sepanjang jalan Peot menuju Lehong (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

‍‍‍‍‍‍Borong, Vox NTT- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Manggarai Timur (DLHD Matim), Donatus Datur, turun lokasi untuk memantau pembersihan rumput liar sepanjang jalan Peot menuju Lehong.

“Selama ini perhatian kita di jalur utama di atas to, sementara ini sudah dibangun sudah berapa tahun tetapi orang tidak lewat karena hutan, terasa sempit. Sekian badan jalan kebanyakan rumput,” ungkap Donatus kepada VoxNtt.com, Selasa (27/07/2021).

Donatus berkeinginan agar semua fasilitas yang sudah dibangun bisa dimanfaat dan tidak boleh hanya untuk pamer.

“Intinya bahwa, saya mau kota Borong semua fasilitas yang sudah dibangun harus bisa dimanfaat. Jangan hanya dibangun untuk jadi pamer yang tidak ada guna,” tegasnya.

Dikatakan, jalur tersebut biasa disebut Jalur 30 dan mesti dibersihkan supaya tidak terjadi kecelakaan untuk pengendara.

“Kalau terjadi tabrakan siapa yang rugi, kita semua yang rugi. Oleh karena itu harus dibersihkan,” ungkap Donatus.

Menurut Donatus pihak Dinas PUPR memberikan respons baik atas permintaan pihak DLHD untuk membersihkan rumput tersebut. Sebab alat loader yang digunakan adalah milik Dinas PUPR.

Kemudian, pihak DLHD juga punya niat untuk menanam pohon di pinggir jalan seperti nangka dan mahoni.

“Kita mau tanam nangka sepanjang jalan ini ke sana, yah nangka. Atau mahoni, yah mahoni,” tutupnya.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

DLHD Matim Manggarai Timur Matim
Previous ArticleEnam Orang Warganya Dinyatakan Sembuh, Kades Jaong Harapkan Masyarakat agar Tetap Disiplin
Next Article Masyarakat Desa Liang Sola Senang Dapat Bantuan Beras PPKM

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.