Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»‍‍‍‍‍‍Akses Jaringan Buruk Pahit Bagi Siswa di Elar
Pendidikan NTT

‍‍‍‍‍‍Akses Jaringan Buruk Pahit Bagi Siswa di Elar

By Redaksi10 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anak-anak sekolah saat mencari jaringan internet di Golo Lete. (Foto: Ejhy Serlenso)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍‍ Sejak penerapan Belajar dari Rumah (BDR) akibat pandemi Covid-19, siswa di Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur terpaksa menelan pil pahit.

BDR memaksa siswa untuk belajar mandiri mencari sendiri bahan pembelajaran lewat internet. Namun upaya mencari jaringan internet bukan perkara mudah, baik bagi para siswa maupun guru.

Mereka mengeluh akses jaringan internet sangat buruk demi mendukung proses belajar mereka dari rumah. Salah satunya ialah Finsensius Irwan, siswa kelas II SMAN 1 Elar.

Siswa yang berasal dari Kampung Gorong, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar itu mengaku dirinya mengalami kendala saat BDR.

Menurut Finsensius, jaringan internet di wilayahnya sangat buruk. Jika ingin mendapatkan jaringan lancar, dia bersama teman-teman terpaksa berjalan kaki menuju Golo Lete.

Golo Lete adalah bukit yang cukup jauh dengan jarak tempuh dari Kampung Gorong sejauh satu kilometer. Dua ratus meter sisanya berjalan di pendakian hingga sampai di puncak bukit.

“Selain susah jaringan, arus listrik juga susah ka’e (kakak). Kami harus cas di rumah keluarga yang ada mesin generator,” ungkap Finsensius kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/08/2021).

Hal senada diakui salah satu guru SMAN 1 Elar, Yeremia Oktavianus Madu. Ia mengatakan, kendala jaringan internet tersebut dirasakan betul oleh mereka sebagai guru.

Kemudian, untuk mencari jaringan mesti ke tempat yang lebih tinggi. Itu pun tidak semua tempat yang tinggi bisa mendapatkan jaringan internet.

“Tapi mau bagaimana lagi, kita cari jaringan harus cari tempat di ketinggian. Tidak pasti tempatnya karena tidak semua tempat ada jaringan,” ungkap Yeremia.

Yeremia berharap agar di Desa Rana Gapang khususnya Kampung Gorong bisa diperkuat jaringan internet oleh pemerintah supaya proses belajar online anak-anak bisa berjalan dengan baik.

Salah seorang warga setempat, Ejhy Serlenso, juga mengatakan anak-anak mengalami kesulitan saat belajar online karena jaringan internet tidak lancar bahkan sangat buruk.

Untuk itu, dia berharap agar Menteri Kominfo Johnny G. Plate bisa membangun tower induk di Elar seperti di Ngkiong (Lamba Leda Timur), Dangka Colok (Congkar) dan Likang Telu (Perbatasan Elar dan Elar Selatan).

“Mungkin bisa Kominfo bagunkan tower induk di Elar layaknya di Ngkiong, Dangka Colok dan Likang Telu,” pinta Ejhy.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Elar Manggarai Timur Matim SMAN 1 Elar
Previous ArticleJokowi Teken Perpres Penanggulangan TBC, Target Eliminasi 2030
Next Article Kisah Afni dan Yohanes, Memilih Putus Sekolah Demi Merawat Orangtua

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi Eks Kadis DP3AKB Manggarai Timur Didorong Masuk Ranah Hukum

23 Mei 2026

Warga Rana Mese Titip Harapan Jembatan Permanen di Wae Musur kepada DPRD Matim

22 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.