Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Jadi Pembicara dalam Konferensi IAWP, Ini Harapan Mendagri untuk Polwan Indonesia
INTERNASIONAL

Jadi Pembicara dalam Konferensi IAWP, Ini Harapan Mendagri untuk Polwan Indonesia

By Redaksi8 November 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Senin (08/11/2021)(Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjadi salah satu pembicara dalam konferensi IWAP ke-58 di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), NTT.

Menteri Tito mengatakan, melalui Konferensi Polwan Sedunia atau International Association of Women Police (IAWP) dapat mendorong peran polisi wanita (polwan) di panggung kepolisian.

“Polisi wanita jangan hanya bergerak seputar titik panggung kepolisian, tapi ambil peranan penting di pusat panggung kepolisian,” tutur Menteri Tito saat memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Meruorah Labuan Bajo, Senin (08/11/2021).

“Kita berharap IAWP ini menjadi mesin pendorong gender equality di dalam semua kehidupan masyarakat karena masih ada banyak negara yang mana peran wanita belum diakui secara maksimal,” lanjutnya.

Mantan Kapolri itu mengatakan, Polisi memiliki peran yang penting dalam kehidupan bermasyarakat, yakni menjaga ketertiban, keamanan, penegakan hukum, dan peran lain bagi masyarakat.

“Oleh karena itu polwan harus membuktikan diri sebagai pendorong peran wanita untuk persamaan gender, terutama di negara dengan keadilan gender yang belum kelihatan,” kata dia.

Tito mengakui, jumlah polwan di Indonesia sendiri masih terbatas. Karena itu, dia berharap, jumlah polwan di Indonesia bisa ditingkatkan.

“Polwan bisa melakukan kerja dan program yang sama dengan polisi laki-laki, termasuk untuk tugas-tugas fisik dan tugas berbahaya. Ada tugas yang dirasakan lebih baik dikerjakan oleh Polwan daripada Polisi laki-laki,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Kapolri Kemendagri Konferensi IAWP Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Polda NTT Polri
Previous ArticlePolres TTU Sita 3 Unit Motor dan Tanah Milik 2 Tersangka Korupsi Dana Desa Akomi
Next Article Program Desa Peduli Pemilu dan Ihwal Politik Uang

Related Posts

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Pegadaian Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Tidur untuk Warga Terdampak Gempa Flores

17 Agustus 2026

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026
Terkini

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026

Anggota DPRD Manggarai Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Gempa Flores

19 Agustus 2026

Empat Hari Mengungsi, Warga Waikokak Mulai Keluhkan Gangguan Kesehatan

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

Gubernur NTT: Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo Butuh Penanganan Segera

19 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.