Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Dampak Pandemi Covid-19, Pedagang Sembako di Ende Merugi
Ekbis

Dampak Pandemi Covid-19, Pedagang Sembako di Ende Merugi

By Redaksi29 November 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Mbongawani (kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT – Pandemi Covid-19 yang menerpa dunia berdampak besar pada segala sektor termasuk para pedagang di Pasar Mbongawani Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT.

Ada pedagang yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di Pasar Mbongawani. Wabah Covid-19 membuat mereka kesulitan berdagang, apalagi daya beli masyarakat menurun drastis.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Mbongawani, Mursana, mengatakan Covid-19 sangat berdampak pada aktivitas jual-beli. Sektor usahanya mengalami kerugian.

“Pendapatan kami berkurang karena penyebaran wabah Covid-19,” kata Mursana, Senin (29/11/2021).

Bahkan pemasukan Mursana menurun hingga 40%. Para pelanggan yang biasanya berbelanja di Pasar Mbongawani sangat ramai, kini sudah berkurang.

Di tengah situasi pandemi, ia terus berjuang seorang diri untuk berjualan tanpa ada bantuan karyawan. 

Ia mengaku tetap semangat untuk berjualan demi keberlangsungan mempertahankan kehidupan setiap hari.

“Biasanya kami setiap hari begitu banyak pembeli tapi gara-gara wabah Covid-19 pembeli semakin berkurang drastis,” ujar Mursana.

Penulis: Edeltrudis Nitu/Nasan Kua
Editor: Ardy Abba

Ende Pasar Mbongawani
Previous ArticleKebun Lput Mano Resmi Dicanangkan sebagai Kawasan Inti Agrowisata Kopi
Next Article Miris! Ibu Hamil di Mabar Melahirkan dalam Tandu

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.