Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Omicron Ancam Indonesia, BKH: Saya Khawatir Isu Tunda Pemilu yang Sudah Terkubur Hidup Lagi
KESEHATAN

Omicron Ancam Indonesia, BKH: Saya Khawatir Isu Tunda Pemilu yang Sudah Terkubur Hidup Lagi

By Redaksi5 Februari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny K Harman (Foto: Dok. Ardy Abba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron sudah mulai masuk dan mengancam Indonesia.

Jika kebijakan lock down atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bertambah satu tahun lagi akibat kasus Omicron yang kian meningkat, maka BKH khawatir ekonomi ambruk. Isu penundaan pemilu yang sudah terkubur pun akan hidup lagi.

Tidak hanya itu, menurut BKH, jika kasus Covid-19 varian Omicron terus meningkat dan berdampak pada kebijakan lock down, maka tentu saja rencana pemindahan ibu kota negara hanya menjadi kenangan.

“Omicron sekarang sudah mulai masuk dan mengancam Indonesia. Jika “lock down” atau PPKM lagi sepanjang tahun, saya khawatir ekonomi ambruk dan isu menunda Pemilu yg sudah terkubur hidup lagi.Duit dari mana? Dan tentu rencana pindah ibukota tinggal kenangan.Semoga tidak. #Liberte,” cuit politisi Demokrat itu dalam akun twitter-nya, Benny K Harman.

Screenshot cuitan BKH

Untuk diketahui, kasus Omicron (B.1.1.529) di Indonesia menembus angka 2.507 pada Senin (31/1/2022). Jumlah itu naik 89,9 persen dalam waktu sepekan.

Mengutip data GISAID, Omicron Indonesia meningkat 351 kasus dibanding hari sebelumnya 2.156 kasus. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 89,9 persen.

Adapun, menurut data Kemenkes pada Minggu (30/1/2022) sebanyak 765 di antaranya sudah sembuh.

Total pasien Omicron yang dirawat di RS ada 854 orang. Dari 854 pasien yang dirawat, sebanyak 461 asimtomatik, bergejala ringan 334, bergejala sedang 54 orang dan hanya 5 orang bergejala berat.

“Dari 854 pasien yang dirawat, sebanyak 461 asimtomatik, bergejala ringan 334, bergejala sedang 54 orang dan hanya 5 orang bergejala berat,” ujat Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia, Senin (31/1/2022), dilansir Bisnis.com.

Editor: Ardy Abba

Benny K Harman BKH Covid-19 varian Omicron Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePenerbitan Sertifikat Ganda di Riung, Diduga Gunakan Dokumen Palsu
Next Article Kisah Raja Shaka Zulu, Orang “Gila” yang Kejam dan Haus Darah

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.