Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dalam Tiga Bulan, 17 KK di TTU Jadi Korban Kebakaran
Regional NTT

Dalam Tiga Bulan, 17 KK di TTU Jadi Korban Kebakaran

By Redaksi4 Maret 20221 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah warga Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Dalam tiga bulan terakhir tercatat sudah 17 kepala keluarga di Kabupaten TTU menjadi korban kebakaran.

Jumlah kasus kebakaran yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten TTU itu terjadi mulai bulan Januari hingga Maret 2022.

“Dalam tiga bulan terakhir sudah 17 KK jadi korban kebakaran,” jelas Kepala pelaksana BPBD TTU Yosefina A.L.M.Lake saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (04/03/2022).

Yosefina menjelaskan, 17 KK yang menjadi korban kebakaran tersebut sudah dibantu BPBD TTU.

Bantuan tersebut berupa seng, sembako, pakaian, selimut, peralatan rumah tangga serta masker.

“Hari ini kita salurkan untuk empat KK, satu KK yang jadi korban kebakaran di Desa Pantae, Kecamatan Biboki Selatan serta tiga KK di Desa Unini korban kebakaran dari tahun 2019,” tutur Yosefina.

Yosefina pada kesempatan itu mengingatkan warga agar waspada dan selalu berhati-hati sehingga tidak jadi korban kebakaran.

Menurutnya, meski saat ini sedang musim penghujan namun kejadian kebakaran masih sering terjadi.

“kami sudah ingatkan masyarakat melalui kepala desa dan camat agar selalu waspada karena sekarang ini memang sedang musim penghujan tapi kebakaran masih sering terjadi,” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT BPBD TTU TTU
Previous ArticleDi Rinhat Temuan Kerugian Negara 1,7 Miliar, Ini Langkah Inspektorat Malaka
Next Article Julie Laiskodat Minta Hotel dan Restoran di Labuan Bajo Suguhkan Kopi Asli Manggarai

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.