Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD Matim Sebut Pemda Sudah Tidak Punya Saraf
NTT NEWS

DPRD Matim Sebut Pemda Sudah Tidak Punya Saraf

By Redaksi4 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Timur, Salesius Medi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manggarai Timur, Salesius Medi, menyoroti lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Borong yang mati dan tidak berfungsi.

“Terkait lampu jalan yang di jalur Kembur-Peot itu memang bukan hal yang baru, sudah sering kali diberitakan oleh media. Namun tanggapan dari pemerintah saja yang kurang peka dengan hal ini, maka dengan ini Pemda Matim tidak punya saraf,” kata Salesius, Senin (04/04/2022).

Salesius juga mengaku, pada saat rapat paripurna sering kali membahas dan angkat persoalan lampu jalan.

“Tahun kemarin itu sudah ada anggaran tapi lampu jalanya masih banyak juga yang mati,” ungkap politisi PDIP itu.

Ia juga mendesak kepada Dinas Perhubungan untuk segera memperbaiki lampu jalan karena rawan sekali dengan kecelakaan.

“Semoga di anggaran tahun 2022 ini harus tuntaskan semua lampu jalan yang mati tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp, Kepala Dinas Perhubungan Matim, Nikolaus Tatu, mengatakan semua lampu penerangan jalan umum yang mati itu karena faktor cuaca.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur tidak menyala. Sejumlah lampu tersebut milik Dinas Perhubungan Matim.

BACA JUGA: Lampu PJU Milik Dishub Matim Tidak Menyala, Warga Kecewa

Pantauan VoxNtt.com, Jumat malam (01/04/2022), tampak di sepanjang jalur Peot-Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong menuju Kantor Bupati Matim di Lehong tidak menyala.

Kurang lebih 50 buah lampu PJU mati total. Hanya sekitar 32 buah lampu yang menyala hingga di Kantor Bupati Matim.

Salah satu warga Peot yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah sejak lama lampu PJU di wilayah itu sama sekali tidak berfungsi.

“Saya sedikit kecewa dengan Dinas Perhubungan yang sampai saat ini sudah tidak perhatikan lagi soal lampu penerangan jalan yang rusak ini,” katanya.

Ia juga mempertanyakan tentang penggunaan anggaran perbaikan lampu PJU yang tidak menyala tersebut.

“Jadi saya desak kepada Dishub untuk segera lakukan perbaikan lampu yang tidak nyala ini karena dananya itu jelas. Tolong segera datang untuk menggantikan dengan lampu yang baru,” ungkapnya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Dinas Perhubungan Matim DPRD Matim PDIP Matim Salesius Medi
Previous ArticlePemenuhan Hak Asasi Manusia dari Segi Keadilan yang Sama di Mata Hukum
Next Article Korea Utara Ancam Serang Seoul

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.