Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Tambal Hotmiks Jalan Lintas Flores Dikeluhkan Warga
Regional NTT

Proyek Tambal Hotmiks Jalan Lintas Flores Dikeluhkan Warga

By Redaksi20 April 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek tambal (patching) pada ruas jalan Lintas Flores
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Proyek tambal (patching) pada ruas jalan Lintas Flores, dari perbatasan Manggarai Timur hingga ke Manggarai dikeluhkan warga.

Proyek tahun 2021 dengan anggaran sebear Rp12.454.935.000,00 milik Kementerian PUPR itu dikerjakan PT Floresco Aneka Indah.

Warga menduga proyek aspal tersebut diduga asal kerja karena sudah rusak di beberapa titik.

Salah satu pengendara travel Ruteng-Borong yang enggan namanya dimediakan menyoroti buruknya kualitas pekerjaan yang diduga asal jadi tersebut.

“Konsultan pengawas mestinya memperhatikan betul selama proses pengerjaan. Saya menilai konsultan pengawas datang di lokasi hanya menonton saja bukan untuk mengawasi,” katanya kepada VoxNtt.com, Rabu (20/04/2022).

Menurut dia, pengerjaan tambal sulam yang cepat rusak disebabkan lemahnya pengawasan dari konsultan pengawas lapangan.

“Saya menilai pengawasan terhadap proyek tidak begitu ketat sehingga hasilnya buruk seperti ini. Pengawasan mestinya melihat kira-kira apa saja yang salah secara teknis, sehingga langsung diperbaiki,” kata sumber itu.

Ia juga menilai dana pekerjaan patching hotmiks tersebut lebih banyak masuk ke kantong pribadi kontraktor, sehingga mengabaikan kualitas.

“Baru sebulan dikerjakan sudah rusak. Seharusnya bisa digunakan untuk jangka panjang. Saya menduga banyak dana masuk ke kantong kontraktor sehingga mengabaikan kualitas proyek,” jelasnya.

Terlihat jelas, lanjut dia, penumpukan material hasil pecahan aspal yang dibuang di pinggir jalan. Semestinya, kata dia, pecahan aspal dibuang pada tempat yang aman agar tidak menggangu lingkungan.

Ia pun meminta PT Floresco Aneka Indah segera memperbaiki karena masih dalam pelaksanaan pengerjaan.

“Saya minta untuk segera perbaiki karena jalur Borong-Ruteng rawan kecelakaan, lantaran badan jalan yang sudah digali tidak langsung diperbaiki,” harapnya.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleKunker di Cibal, Gubernur Laiskodat Sentil Presiden 3 Periode, Wabup Kelakar Parpol
Next Article Tiga Terdakwa Dugaan Korupsi Proyek Puskesmas Inbate TTU Dituntut 2 Tahun Penjara

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.