Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wakil Ketua II DPRD Belu Soroti Lambatnya Penyaluran Bantuan JPS
Regional NTT

Wakil Ketua II DPRD Belu Soroti Lambatnya Penyaluran Bantuan JPS

By Redaksi24 Mei 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua DPRD Belu Cyprianus Temu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Wakil Ketua DPRD Belu Cyprianus Temu menyoroti proses penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat terdampak Covid-19 di kabupaten itu.

Hingga memasuki Mei 2022, Pemkab Belu belum juga membagikan JPS kepada 5000 penerima di Kabupaten Belu. Padahal, seharusnya masyarakat sudah menerima bantuan triwulan keempat tersebut pada akhir tahun 2021.

Karena bantuan JPS triwulan keempat tahun 2021 belum dibayarkan, maka hingga Mei 2022 tunggakan bantuan JPS yang harus diterima masyarakat sudah adalah sebanyak 7 bulan dengan nominal Rp300.000 per bulan, apabila tidak ada pemotongan.

Menurut Cypri, jika pemerintah mengambil langka tepat dan melakukan upaya  jemput bola, maka proses perbaikan data penerima JPS sudah selesai lebih awal atau tidak masuk hingga bulan ke 5 tahun ini.

Cypri mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyayangkan kinerja pemerintah karena lamban merespons masalah penyaluran bantuan JPS kepada masyarakat kecil di kabupaten Belu.

Ia meyakini, lambatnya penyaluran bantuan tersebut ikut menyumbangkan dampak negatif ikutan terhadap masyarakat terdampak di tengah pandemi Covid-19.

“Saya terus terang saja, bagi saya pemerintah lambat memberikan respons soal masalah penyaluran bantuan JPS kepada penerima manfaat. Jika ada langkah tepat dan jemput bola yang dilakukan dengan serius oleh pemerintah maka masalah bantuan JPS tidak harus diributkan hingga masuk ke bulan ke 5 di tahun 2022. Kasihan masyarakat, saya yakin ada dampak terhadap masyarakat kaitan dengan bantuan tersebut tidak salurkan pada kondisi Oktober hingga Desember 2021,” Ujar Cypri Temu saat diwawancari awak media, Senin (23/05/2022).

Dipantau dalam sebuah sesi dialog RRI Lintas Atambua pagi, Cypri menuturkan masyarakat penerima bantuan JPS di Kabupaten Belu jumlahnya tidak sama. Bahkan dibandingkan dengan masyarakat penerima manfaat seperti yang ada di kota besar lainnya di Indonesia.

Karena itu, lanjutnya, jika daerah lain dengan jumlah penduduk yang begitu banyak bisa melakukan perbaikan data dalam waktu satu hingga dua bulan, maka seharusnya di Kabupaten Belu bisa lebih cepat.

“Kita punya masyarakat yang menerima bantuan JPS tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang ada di kota besar. Seharusnya kita di Belu bisa selesaikan dengan cepat untuk menjawab apa yang manjadi harapan masyarakat,” tutur Cypri.

Cypri pun berharap agar pemerintah secepatnya memberikan respons terhadap penyaluran bantuan JPS kepada masyarakat dan tidak terus memberikan alasan menunggu sidang perubahan.

Sebab tanpa harus menunggu sidang perubahan dana bantuan tersebut sudah bisa disalurkan kepada masyarakat.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu DPRD Belu
Previous ArticleTahanan yang Kabur dari Lapas Atambua Dituntut 15 Tahun Penjara 
Next Article Kasus Dugaan Korupsi Alkes, Kejari TTU Tetapkan Mantan Dirut RSUD Menjadi Tersangka

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.