Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sport»Menang Lewat Drama Adu Penalti, Sakura FC Lolos 4 Besar
Sport

Menang Lewat Drama Adu Penalti, Sakura FC Lolos 4 Besar

By Redaksi19 Juli 20224 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim kesebelasan Sakura FC
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tim sepak bola Sakura FC kembali meraih hasil positif atas lawannya Wae Motu FC pada Turnamen Bhayangkara Cup 1 tahun 2022.

Bermain di lapangan hijau Waelengga, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, rim solid dari Kabupaten Ngada itu sukses meraih kemenangan 8-7 lewat drama adu penalti.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (19/07/2022), tampak sejak awal babak pertama kedua tim langsung bermain saling serang. Adu taktik kedua pelatih rupanya harus bermain dengan pola menyerang.

Permainan indah dan menarik yang disuguhkan oleh kedua kesebelasan beberapa kali mengancam dan menekankan jantung pertahanan dari masing-masing tim.

Namun solidnya  pertahanan pemain belakang, sehingga belum mampu menjebol gawang lawan.

Namun hal ini tidak membuat patah semangat bagi para pemain untuk terus melakukan serangan.

Penampilan kedua tim yang bermain ala tiki-taka benar-benar menarik untuk di pertontonkan.

Namun pada menit ke-21 pemain bernomor punggung 9 berhasil menggetarkan gawang dari Tim Sakura FC lewat sundulan yang kuat hingga merubah skor menjadi 1-0.

Hasil ini tidak membuat para pemain Sakura FC untuk patah semangat, serangan demi serangan yang di lakukan pemain Sakura FC masih mampu di patahkan oleh para pemain belakang dari Wae Motu FC.

Terlihat jelas para pemain Sakura FC sedikit frustrasi. Tempo para pemain yang dilakukan anak-anak Sakura FC semakin meningkat hingga terbukti di menit ke-36 pemain bernomor punggung 10 mampu menjebol gawang dari Wae Motu FC dan merubah skor menjadi 1-1.

Skor ini tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan kembali di lakukan oleh para pemain dari kedua kesebelasan.

Tampak peran kedua pelatih untuk meracik dan mengadu strategi kembali di terapkan kepada para pemain.

Memasuki menit ke-61, pemain Wae Motu FC melakukan handball  di kotak terlarang  sehingga wasit menunjukan titik putih untuk memberikan hadiah penalti bagi Tim Sakura FC.

Pemain bernomor punggung 11 dari yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada dan tendangannya berhasil masuk sehingga merubah skor menjadi 2-1.

Memasuki pertengahan babak kedua, beberapa kali gawang dari Sakura FC mendapatkan ancaman.

Pemain Wae Motu FC yang tidak pernah menyerah terus menekankan jantung pertahanan Sakura FC.

Terbukti pada menit ke-69, giliran pemain Sakura FC yang melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Pemain bernomor punggung 18 yang menjadi algojo dari kesebelasan Wae Motu FC untuk menendang penalti digagalkan oleh sang penjaga gawang.

Namun bola muntah disambar oleh pemain bernomor 7 menjadi gol dan merubah skor menjadi 2-2.

Tensi permainan semakin sengit dan panas. Pola permainan bola panjang dan pendek kembali dilakukan sehingga pada menit ke-81 pemain pengganti Wae Motu FC bernomor 11 kembali mencetak gol dan merubah skor menjadi 3-2.

Para pemain Sakura FC yang terus mengejar ketertinggalan di waktu sisa terus memperjuangkan demi meraih kemenangan dan kemenangan Wae Motu FC yang sudah di depan mata akan menjadi  buyar ketika pemain bernomor punggung 4 mencetak gol dan menyamakan skor menjadi 3-3.

Skor ini tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Pertandingan kedua tim dilanjutkan perpanjangan waktu 2×15 menit. Terlihat jelas para pemain sudah kelelahan sehingga permainan yang diterapkan hanya bermain bertahan dan kedua tim dilanjutkan dengan drama adu penalti.

Pada drama adu penalti tersebut, pengawas pertandingan langsung meminta 8 penendang dari kedua tim.

Delapan penendang dari tim Sakura FC mampu mencetak gol, sedangkan dari Wae Motu FC  satu (1) penendang yang gagal masuk hingga skor menjadi 8-7.

Dengan meraih hasil kemenangan ini Tim Sakura FC berhasil lolos ke babak 4 besar.

Sementara di pertandingan babak 4 besar lainya yang mempertemukan Waelengga Selection FC yang berhadapan dengan Pong Ruan FC dimenangkan oleh Waelengga Selection FC dengan skor 2-0.

Jadwal pertandingan babak 4 besar lainnya yang berlangsung esok, Rabu 20 Juli 2022 antara lain:
Toda FC Vs Mbolata FC.
Mantano FC Vs Arta FC.

Penulis: Yunt Tegu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Turnamen Bhayangkara Cup Turnamen Sepak Bola
Previous ArticleMantan Kades Reo Tahun 1982 Beri Kesaksian tentang Kedudukan Lahan Nanga Banda
Next Article Gelar Seminar, Kejari TTU Dorong Penguatan Hukum Adat dalam Penyelesaian Konflik di Masyarakat

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.