Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Usung Tema SAE, Paroki Kajong Buka secara Resmi Program Ekonomi Berkelanjutan
Ekbis

Usung Tema SAE, Paroki Kajong Buka secara Resmi Program Ekonomi Berkelanjutan

By Redaksi21 Februari 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Paroki Kajong membuka secara resmi program ekonomi berkelanjutan melalui misa dan rapat penyusunan program kerja pada Minggu (19/02/2023) lalu.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Paroki Kajong membuka secara resmi program ekonomi berkelanjutan melalui misa dan rapat penyusunan program kerja pada Minggu (19/02/2023) lalu.

Program tersebut mengusung tema Sejahtera, Adil dan Ekologis (SAE). Sementara di tingkat Keuskupan Ruteng sudah menetapkan program ekonomi berkelanjutan sebagai program pastoral.

“Ekonomi SAE melihat kesejahteraan umum dalam keadaan sosial yang kondusif sehingga tidak hanya melihat peningkatan ekonomi dalam segi material tetapi juga dalam perkembangan sosial pribadi dan kelompok,” kata Pastor Paroki Kajong, RD. Bernadus Palus, Pr.

Untuk menyukseskan program Keuskupan Ruteng ini, Paroki Kajong kemudian membuat program bersama dengan berbagai pihak.

Pihak yang dilibatkan di antaranya lembaga pendidikan, kesehatan, pemerintah, bank, umkm, kelompok tani,serta tokoh-tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapakan dapat berdampak baik bagi kesuksesan program ekonomi berkelanjutan.

“Kita harus mengajak semua lembaga karena program ekonomi tidak bisa dijalankan sendiri oleh pastor paroki dan DPP atau pun DKP,” kata Pastor Bernadus.

Dalam penyusunan program ini juga tentu saja memperhatikan berbagai aspek. Semua lembaga dan kelompok yang terlibat dalam penyusunan wajib berkolaborasi dalam menindaklanjuti program ini.

Ada pun beberapa program kolaborasi yakni penanaman sorgum dan tanaman hortikultura.

Pastor Bernadus berharap program ini dapat melibatkan kelompok tani agar perekonomian serta kebutuhan umat akan makanan bergizi dapat terpenuhi.

Ada juga program lain yakni perhatian terhadap ibu dan anak yang kekurangan gizi dengan memberikan makanan tambahan. Program ini bekerja sama dengan lembaga kesehatan dan disambut dengan baik oleh pihak terkait.

Kepala Puskesmas Kajong, Bonefasius Ceisman mengatakan dengan adanya giat kolaborasi dengan gereja tentu saja mempermudah untuk menekan angka kematian ibu dan anak dan juga menurunkan angka stunting.

“Di sisi lain saya memandang kedekatan gereja dan umatnya sangat tinggi, sehingga penyampaian informasi kesehatan bisa dijalankan, melalui kotbah/imbauan saat misa, juga di kegiatan pastoral lainnya,” kata Bonefasius.

Ketua Dewan Pastoral Paroki, Salesius Jehadi mengharapkan program tersebut bisa dijalankan semua pihak yang sudah bekerja sama.

“Harapan untuk program ini bisa dilakukan di setiap stasi wilayah/kampung, agar sejahtera, adil dan ekologis benar-benat tercapai. Kerja sama semua pihak terutama jejaring dalam setiap program, komunikasi yang baik dan evaluasi berkala antarpengurus DPP, DKP, pastor paroki, dan juga seluruh umat,” ungkap Salesius.

Penyusunan program ini, kata dia, diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik demi kesejahteraan semua umat Paroki Kajong.

“Semua program ini mestinya bisa dilaksanakan dengan baik, agar masyarakat bisa memperoleh kehidupan yang sejahtera,” katanya.

Penulis: Ardy Abba

Bernadus Palus Manggarai Paroki Kajong
Previous ArticleBeri Materi untuk Siswa PKL, Stevi Harman: Harus Bangga Jadi Petani
Next Article Terkait Polemik Pemberhentian Ratusan PTT di Kota Kupang, Ketua Komisi I DPRD Angkat Bicara

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.