Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Usai Didemo, PT WIKA Bersedia Bayar Uang Para Supplier dan Tenaga Kerja Proyek Jalan ke Golo Mori
Regional NTT

Usai Didemo, PT WIKA Bersedia Bayar Uang Para Supplier dan Tenaga Kerja Proyek Jalan ke Golo Mori

By Redaksi18 April 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Pekerja jalan menuju Golo Mori saat melakukan demonstrasi di depan kantor PT WIKA beberapa waktu lalu (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- PT Wijaya Karya (WIKA) akhirnya bersedia untuk membayar utang ke supplier material jalan Labuan Bajo-Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Kesepakatan pembayaran utang tersebut setelah ada tuntutan dari para pekerja sopir dan supplier material proyek pengerjaan jalan tersebut dengan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran yang menghadiri sebanyak 400 orang massa.

Toni salah seorang supplier material proyek pembangunan jalan Labuan Bajo-Golo Mori mengaku dirinya sudah menyepakati dengan pihak PT WIKA dalam proses pembayaran utang tersebut.

“Sebenarnya hari ini kita akan melakukan aksi besar-besaran tetapi karena sudah ada kesepakatan dengan PT WIKA untuk membayarkan uang kami makanya kita tunda dulu,” ungkap Toni kepada awak media di Labuan Bajo, Senin (17/4/2023).

Dalam kesepakatan pembayaran uang tersebut pihak PT Wijaya Karya (WIKA) bersedia menyelesaikan hutang dengan skema pembayaran sesuai dengan estimasi yang ditanda tangani diatas materai 1000 oleh Ngatemin selaku GM Operation 4, Teguh Agung Lukmawan selaku manajer projek dan Murih Yuwono selaku Manajer Keuangan Divisi  PT Wijaya Karya (WIKA)

“Dalam kesempatan kami tadi, mereka (PT WIKA) akan bersedia membayar kepada kami sebesar 50 persen dan itu mereka janji batas sampai besok, kemudian akan dilanjutkan dengan pembayaran bertahap,” ungkap Toni.

Toni pun berharap apa yang sudah disepakati bersama tidak ada lagi alasan untuk pembayaran uang tersebut.

“Saya harap apa yang sudah disepakati bersama tidak ada lagi alasan untuk pembayaran uang kami, intinya saya harap PT WIKA harus konsisten dengan pernyataan mereka sendiri, kalau tidak maka kita akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” harapnya.

Sementara itu, Manajer Projek PT Wijaya Karya (WIKA) Teguh Agung Lukmawan belum menjawab konfirmasi dari VoxNtt.com melalui pesan WhastApp.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Golo Mori Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleGedung SDK Lewur Reyot, Begini Respons Pemkab Mabar
Next Article Timsel Pastikan Seleksi Anggota Bawaslu NTT Akuntabel dan Objektif

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.