Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dugaan Korupsi Kegiatan Budi Daya Sayuran Hidroponik, Staf BPOLBF Diperiksa Tipikor Polres Mabar
HEADLINE

Dugaan Korupsi Kegiatan Budi Daya Sayuran Hidroponik, Staf BPOLBF Diperiksa Tipikor Polres Mabar

By Redaksi19 Juni 20231 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mobil dua staf BPOLBF saat keluar dari Polres Mabar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-  Staf Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores diperiksa Tipikor Polres Manggarai Barat (Mabar), NTT, Senin (19/06/2023).

Pantauan awak media, tampak dua staf BPOLBF keluar dari ruang Tipikor Polres Mabar dan berjalan langsung menuju mobil plat merah bernomor B 1405 PQF.

Kasat Reskrim Polres Mabar AKP Ridwan membenarkan hal tersebut. Menurut AKP Ridwan, staf BPOLBF diperiksa terkait dugaan korupsi kegiatan budi daya Sayuran Hidroponik tahun 2021 di Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.

“Baru satu yang kita periksa. Tadi stafnya didampingi dari pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bidang Hukum,” ujar AKP Ridwan kepada awak media

Menurutnya, terkait besaran kerugian negara, pihaknya masih menunggu hasil perhitungan dari PPKnya.

AKP Ridwan menyebut, akan mengagendakan kembali pemeriksaan sejumlah pihak di lingkup BPOLBF.

“Secepatnya akan kita agendakan,” tegasnya

Sementara itu, Dirut BPOLBF Shana Fatina tidak membalas pesan saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui WhatsApp terkait stafnya yang diperiksa Polisi.

Dirut Shana hanya membaca pesan WhatsApp yang ditandai dengan centang dua berwarna biru…

Penulis: Sello Jome

BPOLBF Mabar Manggarai Barat Polres Mabar
Previous ArticleKetakutan
Next Article Pilgub NTT 2024, Frans Aba Disebut Jadi Alternatif bagi Pemilih Milenial

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.