Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kemarau Panjang, Anggota DPRD Pertanyakan Kehadiran Pemda Malaka
Regional NTT

Kemarau Panjang, Anggota DPRD Pertanyakan Kehadiran Pemda Malaka

By Redaksi5 Oktober 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Polres Malaka saat membantu air bersih untuk masyarakat di Kecamatan Weliman,  Selasa (3/10/2023) (Foto: Humas Polres Malaka)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT-Dampak kekeringan akibat kemarau panjang salah satunya adalah stok air bersih berkurang. Di Kabupaten Malaka juga mengalami dampak kekeringan itu. Pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari menjadi berkurang bahkan kering total.

Melihat fenomena ini, Polres Malaka bersama TNI Koramil Betun dan Banser dengan segala daya membantu air bersih untuk masyarakat di beberapa wilayah yang terkena dampak.

Tercatat, kolaborasi Polres,  Koramil dan Banser NU, masyarakat Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah mendapat bantuan 10.000 liter air bersih, Selasa (3/10/2023). Tidak hanya itu, di Kecamatan Weliman juga 10.000 liter air bersih dibagikan untuk masyarakat.

Hal ini memantik anggota DPRD Malaka,  Marius Boko bersuara. Marius Boko berterima kasih untuk Polres Malaka bersama tim yang sudah membantu masyarakat Malaka saat kekurangan air bersih akibat kemarau.

“Pemerintah di mana? dulu zaman SBS tidak begini. Semua mobil tangki dikerahkan untuk bantu masyarakat terutama di pegunungan,” kata Marius Boko.

Sebagai informasi,  Pemkab Malaka memiliki 12 unit tangki air yang tersebar di 12 kecamatan di Malaka.  Namun, 12 tangki air tersebut sudah lama tidak kelihatan beroperasi di Malaka.

Informasi yang diterima VoxNtt.com, di Dapil lll Malaka, mobil tangki air di 5 kecamatan itu rusak dan tidak beroperasi. Padahal,  saat musim kemarau begini, mobil tangki air sangat dibutuhkan.

“Memang air minum sekarang setengah  mati di daerah Foho (Dapil lll) ini.  Tangki airnya parkir. Dana operasional untuk beli solar dan ban tidak ada,” kata Emanuel Wempy, mewakili masyarakat Dapil lll, Kamis (5/10/2023).

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

DPRD Malaka Emanuel Wempy Kecamatan Weliman Malaka Polres Malaka
Previous ArticleSamuel Fahik: Terima Kasih Marten Bunga Sudah Gusur Rumah Orangtua Kandungnya
Next Article Gelar Ritus Wuat Wa’i, Paulus Ganor Dapat Dukungan Sejumlah Tu’a Adat di Macang Pacar

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.