Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Malaka Keluarkan Instruksi soal Anjing Rabies
Regional NTT

Bupati Malaka Keluarkan Instruksi soal Anjing Rabies

By Redaksi25 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anjing rabies (Foto: Detik.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Bupati Malaka Simon Nahak mengeluarkan Instruksi dengan nomor 537/Dinkes.Sek/Vll/2023 tentang, Kewaspadaan Dini Penyebaran Kasus Rabies di Kabupaten Malaka pada 17 Juli 2023.

Instruksi Bupati Simon Nahak ini tertuju kepada para asisten Sekda Malaka, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Malaka, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Malaka  dan Para Camat dan Desa se-Kabupaten Malaka.

Dalam instruksi itu, Bupati Simon memerintahkan agar dilakukan upaya pencegahan agar virus rabies tersebut dapat dicegah masuk ke Kabupaten Malaka.  Mengingat Kabupaten Malaka berbatasan langsung dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Beberapa bulan setelah itu, data Dinas Pertanian dan Bidang Peternakan Kabupaten Malaka mengumumkan, terdapat 62 kasus gigitan anjing atau hewan penular rabies pada manusia yaitu dua anjing di antaranya terkonfirmasi positif rabies.

“Sementara untuk korbannya sudah ada penanganan vaksinasi antirabies (VAR) oleh tim dari Dinas Kesehatan. Sehingga semua terpantau dalam kondisi sehat-sehat,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, drh. Januaria Maria Seran seperti dilansir dari PosKupang.com, Sabtu (25/11/2023).

Januaria mengatakan, anjing yang mengigit warga Malaka belum lama ini terkonfirmasi positif rabies.

“Ini berdasarkan hasil uji laboratorium terhadap sampel otak anjing yang baru-baru ini dikirim ke Balai Besar Veteriner (BBvet) Denpasar Bali,” katanya.

Sementara itu,  Bupati Simon menyampaikan syukur kepada Tuhan karena warganya yang terkena gigitan anjing positif rabies itu tidak meninggal.

Menurut dia, laporan dari Dinas Kesehatan Malaka bahwa semua korban gigitan anjing yang positif rabies tidak ada satu pun yang meninggal dunia.

“Karena selain fisik korban yang kuat, gigitan tersebut sudah diantisipasi dengan vaksin terhadap korban gigitan anjing rabies,” ujar Simon Nahak,  Sabtu (25/11/2023).

Bupati kader PDI Perjuangan ini juga menginstruksikan agar Dinas Kesehatan terus menyediakan vaksin dan tetap kerja sama dengan instansi terkait yakni Dinas Pertanian, BPBD, TNI Polri, para Kades dan aparatnya, 12 Camat, Puskesmas, tenaga relawan untuk melakukan tindakan preventif.

“Semua masyarakat Malaka yang pelihara anjing harus diikat. Apabila digigit anjing pun harus segera laporkan dan segera berobat ke puskesmas terdekat atau langsung ke RSPP Betun,” kata Bupati Simon.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Anjing Rabies Malaka Simon Nahak
Previous ArticleKompak Desak PPATK Telusuri Aliran Dana Dugaan Korupsi Bank NTT
Next Article Tujuh Pelanggan yang Enggan Bayar Iuran Air  Dianggap Langgar Kesepakatan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.