Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Pengunduran Diri Ratu Wula Dinilai Telah Melukai Hati Pemilihnya
Pilkada

Pengunduran Diri Ratu Wula Dinilai Telah Melukai Hati Pemilihnya

By Redaksi16 Maret 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Calon anggota DPR RI Nomor 5 di NTT II Ratu Ngadu Bonu Wulla mengundurkan diri dari pencalegan.

Padahal, Ratu baru saja berhasil mengalahkan mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL).

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meraih 65.359 suara. Sementara Ratu Wulla mampu meraup 76.331 suara. Selisih suara keduanya terpaut 10.972 suara.

Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia, Gabriel Goa, menilai pengunduran diri Ratu  telah melukai suara rakyat pemilih yang telah memilihnya.

“Suara rakyat tidak boleh digadaikan untuk memuluskan jalan bagi calon lainnya yang bukan pilihan rakyat voice of the voiceless Tana Humba,” ujar Gabriel dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/3/2024).

Tidak hanya itu, Gabriel menilai Partai NasDem telah mengangkangi hak politik perempuan yang memiliki kuota 30 perempuan.

“Perempuan selama ini menjadi korban human trafficking kini kembali menjadi Korban Perdagangan Politik. Kapan perempuan NTT dihargai dan dihormati harkat martabat mereka?” tukas dia.

Ia mengatakan, sebagai partai “Restorasi” bukan “Restoran”, NasDem seharusnya menjunjung tinggi dan memperjuangkan pemenuhan hak politik perempuan, khususnya perempuan NTT.

Atas hal itu, Gabriel pun mendesak Komnas HAM dan Komnas Perempuan segera memanggil dan meminta pertanggungjawaban Partai NasDem. Sebab, Partai NasDem diduga telah melakukan pelanggaran HAM yakni hak politik perempuan.

Ia juga mendesak Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh segera mendukung total Ratu Wula untuk kembali mewakili rakyat NTT Dapil II di Senayan. [VoN]

Gabriel Goa Padma PADMA Indonesia Ratu Ngadu Bonu Wulla
Previous ArticleIbu Ratu Wulla, Betapa Teganya Hatimu
Next Article Berikut Tips Inspirasi Sambut Ramadan ala Informa

Related Posts

Kompak Indonesia Minta Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Diusut hingga Aktor Utama

24 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Spesialis Tendang Bebas Jeims Moa Antar Desa Pinggang FC Raih Podium Dua di Turnamen U15 Kecamatan Cibal

2 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.