Labuan Bajo, Vox NTT- Usai dilantik dan mengikuti retreat di Magelang, Bupati dan Wakil bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Yulianus Weng tiba di Labuan Bajo, Senin, 3 Maret 2025.
Bupati Edi dan Wabup Yulianus diterima dengan acara adat Manggarai saya tiba di Bandara dan disambut oleh seluruh masyarakat Manggarai Barat kemudian diarak keliling kota Labuan Bajo.
Saat acara ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati, Edi Endi menegaskan, pentingnya kerja sama dalam membangun kabupaten Manggarai Barat sesuai dengan mimpi para pendiri kabupaten ini.
“Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam proses pesta demokrasi ada perbedaan. Mari kita akhiri, begitu juga kepada seluruh pimpinan partai politik rekan-rekan anggota DPR, di hari kemarin ada perbedaan dan itulah hakikat dari demokrasi. Kita sama-sama bekerja dan bekerja sama untuk mewujudkan mimpi kita bersama, mimpi pendiri Kabupaten ini, kabupaten yang maju dan rakyatnya Sejahtera,” pinta Bupati Edi
Edi meminta dukungan dari semua pihak yang ada di Kabupaten Manggarai Barat untuk merajut tapi kebersamaan dan persaudaraan.
“Mari kita merajut tali kebersamaan, dan persaudaraan. Mari kita mulai. Kalau di hari-hari kemarin dalam konteks pesta demokrasi ada yang ke kiri ada yang ke kanan, ada yang mendukung si A dan ada yang mendukung si B, mari kita akhiri saat ini. Sejak tanggal 20 Februari adalah bupati dan wakil bupati di Kabupaten Manggarai Barat,” kata Bupati Manggarai Barat dua periode itu
Bupati Edi menjelaskan, saat ini rakyat sedang menanti dan menunggu persembahan terbaik yang dilakukan oleh dirinya dan Wabup Yulianus.
“Saya dan kaka dokter Weng, kami hanyalah dirigen. Merdu dan tidaknya suara yang dilantunkan tidak tergantung pada dirigen tetapi itu tergantung kepada bapak ibu sekalian,” paparnya.
Ketua DPW NasDem NTT itu menambahkan, hal itu bisa terwujud jika semuanya berada dalam bingkai kebersamaan serta dalam bingkai persatuan dan kesatuan.
“Semuanya bisa terwujud, apa yang menjadi harapan dan cita-cita kita bersama. Lagi-lagi terima kasih sekaligus kami menyampaikan pemohonan maaf apabila ada kata sikap dan tingkah laku dalam seluruh rangkaian proses yang tidak berkenan. Mari kita akhiri dari hati yang tulus kami menyampaikan mohon maaf,” tutupnya.
Penulis: Sello Jome

