Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Edi Endi Klaim Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Bersubsidi bagi Petani
Regional NTT

Edi Endi Klaim Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pupuk Bersubsidi bagi Petani

By Redaksi14 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi (Foto Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com –  Kehadiran Koperasi Merah Putih (KPM) di Manggarai Barat diklaim dapat dijadikan sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terkait keberadaan para rentenir yang memberi pinjaman kepada Masyarakat dengan bunga tinggi.

Selain itu, kehadiran KPM bisa mempermudah akses pupuk bersubsidi untuk para petani.

Penegasan ini disampaikan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, saat menyampaikan sambutan pembukaan pada kegiatan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi Merah Putih se-Kabupaten Manggarai Barat di Aula Kantor Bupati, Rabu, 13 Agustus 2025.

“Kehadiran Koperasi Merah Putih ini merupakan jawaban langsung atas kebutuhan masyarakat, terutama dalam memberantas praktik rentenir,” jelas Bupati Edi.

Menurut Bupati Endi, peran kritis kehadiran Koperasi Merah Putih, salah satunya adalah membela kepentingan Masyarakat, utamanya dalam mengikis pinjaman berbunga tinggi yang selama ini memberatkan warga.

“Koperasi Merah Putih harus mengakhiri praktik rentenir dengan bunga harian yang sangat tinggi, mulai dari 2%, 5%, atau bahkan 20%,” tegasnya.

Bupati Edi bilang, praktik rentenis yang selama ini terjadi, merupakan bagian dari kesalahan yang harus segera diakhiri.

“Jika masih ada dan tetap berkembang, itu kesalahan kita semua (pemerintah). Tugas kita kini adalah meminimalisir dan memerangi masalah yang dialami rakyat,” tegasnya.

Klaim Revolusi Distribusi Pupuk Bersubsidi

Selain untuk memberantas keberadaan para rentenir, aku Bupati Edi, kehadiran Koperasi Merah Putih, juga dapat mempermudah akses pupuk bersubsidi bagi para petani.

Selama ini, banyak para petani yang mengeluh karena rantai pasok pupuk bersubsidi yang dibatasi.

Bupati Edi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan terobosan penting dalam penyaluran pupuk bersubsidi, hasil kolaborasi dengan Polri, Kementan, dan PT Pupuk Indonesia.

“Berdasarkan kesepakatan dengan PT Pupuk Indonesia, Tahun 2024 Silam di ruang rapat Bupati, pengecer pupuk bersubsidi kini dipercayakan kepada BUMDes. Dengan hadirnya Koperasi Merah Putih, penyeleksian pengecer akan dilakukan oleh koperasi dan pengurus BUMDes secara transparan,” paparnya seraya berharap agar solusi ini dapat mengatasi masalah pupuk bersubsidi yang kerap terjadi sebelumnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Edi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Manggarai Barat.

Ia menyebut keberhasilan pembentukan Koperasi Merah Putih itu sebagai buah kerja kolaborasi sesuai Instruksi Presiden.

“Ini bukti nyata sinergi kita. Tanpa kerja sama, mustahil Koperasi Merah Putih terbentuk dalam waktu singkat di seluruh wilayah  Kabupaten Manggarai Barat,” tutup Edi.

Penulis: Sello Jome

Edi Endi Edistasius Endi Koperasi Merah Putih Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePolres Manggarai Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Gedung RSUD Ruteng
Next Article Generasi Muda Manggarai Barat Diajak Tingkatkan Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme di HUT ke-64 Pramuka

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.