Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Mobil Pengantin Gratis Pemkot Kupang Dikritik di Tengah Darurat Human Trafficking
Human Trafficking NTT

Mobil Pengantin Gratis Pemkot Kupang Dikritik di Tengah Darurat Human Trafficking

By Redaksi15 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pasangan dr. Christian Widodo dan Serena Francis. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis baru-baru ini membuat gebrakan dengan menyediakan mobil dinas untuk keperluan warga, khususnya sebagai Mobil Pengantin Gratis.

Namun, langkah tersebut menuai sorotan dari Ketua Dewan Pembina Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia (Padma Indonesia), Gabriel Goa.

Ia menilai, di tengah kondisi NTT yang darurat human trafficking, perhatian pemerintah seharusnya lebih difokuskan pada penanganan korban, terutama para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Bagusnya wali kota dan wakil wali kota siapkan mobil ambulans untuk basodara PMI korban human trafficking yang pulang dalam peti mati karena tiba di wilayahnya wali kota, daripada untuk pengantin. Kalau wali kota terpanggil nuraninya bahwa NTT darurat human trafficking,” ujar Gabriel dalam keterangannya pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Sementara itu, dilansir victorynews.id, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menjelaskan, ide penyediaan mobil pengantin gratis berawal dari temuan satu unit mobil Fortuner yang tidak terpakai di rumah jabatan wali kota.

“Kami menemukan satu unit mobil di rumah jabatan wali kota Kupang yang kondisinya masih bagus, tapi tidak digunakan. Daripada dibiarkan nganggur, saya dan ibu wakil wali kota sepakat untuk memanfaatkannya demi warga, khususnya calon pengantin baru,” ujar Christian.

Mobil tersebut kini dapat digunakan secara gratis oleh pasangan pengantin di Kota Kupang yang membutuhkan kendaraan untuk hari pernikahan mereka, baik ke gereja, masjid, maupun ke lokasi resepsi. Pemkot Kupang juga menyediakan supir dan bahan bakar untuk mendukung layanan ini.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis menambahkan, layanan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, namun masyarakat diimbau untuk mendaftar lebih awal karena penggunaan mobil dilakukan secara bergiliran.

“Semoga ini bisa membantu keluarga kurang mampu atau calon keluarga baru yang memiliki keterbatasan anggaran, sehingga tetap bisa menikmati momen bahagia mereka dengan kendaraan yang layak,” ujar Serena.

Bagi warga yang ingin memanfaatkan layanan ini, dapat menghubungi Yus Poly di nomor 0852-5339-1811. [VoN]

Christian - Serena Christian Widodo Gabriel Goa Human Trafficking Kota Kupang PADMA Indonesia Serena Francis
Previous ArticleApris Adu Resmi Daftar Calon Rektor Undana, Usung Visi Transformasi dan Inklusivitas
Next Article Sekolah  Demi Memuliakan Martabat Manusia

Related Posts

Kompak Indonesia Minta Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Diusut hingga Aktor Utama

24 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.