Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Angka Kemiskinan, Pengangguran hingga Stunting Masih Tinggi di Manggarai Barat
Regional NTT

Angka Kemiskinan, Pengangguran hingga Stunting Masih Tinggi di Manggarai Barat

By Redaksi18 Agustus 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Edistasius Endi saat menyampaikan pidato saat HUT ke-80 RI tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Capaian pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat selama satu tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tetapi peningkatan yang signifikan itu masih dihadapkan dengan berbagai tantangan, utamanya dalam upaya memberantas kemiskinan dan stunting.

Dalam Peringatan HUT Ke-80 RI Tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Bupati Edistasius Endi menyampaikan pidato yang mengulas capaian pembangunan daerah serta tantangan yang masih dihadapi.

Bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, pidato ini menegaskan komitmen pemerintah melanjutkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan sesuai visi “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap”.

Bupati Edi menegaskan, capaian yang diperoleh melalui berbagai indikator itu adalah hasil kerja keras, kolaborasi, dan kebijakan fokus. Pariwisata Berkelanjutan, menjadi penggerak utama ekonomi, didukung peningkatan kualitas fondasi (SDM, infrastruktur, tata kelola).

Optimalisasi sektor primer dan UMKM menciptakan iklim usaha kondusif. Lingkungan, Penerbitan Perbup Nomor  16 tahun 2025 tentang Pembatasan Plastik Sekali Pakai sebagai bentuk komitmen nyata.

Meski banyak kemajuan, Bupati Edi mengakui sejumlah tantangan serius, diantaranya : tingkat kemiskinan (16,74%) dan pengangguran (3,47%) masih relatif tinggi.

Isu kesehatan seperti Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, dan Prevalensi Stunting (31,1%) juga masih memerlukan penanganan lintas sektor terpadu.

Capaian Pembangunan Positif

Kendati demikian Bupati Edi memaparkan sejumlah indikator makro yang menunjukkan kemajuan, di antaranya; pertama, Pertumbuhan Ekonomi : meningkat dari 4,77% (2023) menjadi 4,93% (2024), lebih tinggi dari rata-rata Provinsi NTT (3,74%).

Kedua, PDRB per Kapita naik dari Rp 15,7 juta (2023) menjadi Rp 16,6 juta (2024).

Ketiga, Pariwisata Inklusif: Indeks Pariwisata Inklusif (IPI) naik dari 61,6% (2023) menjadi 63,95% (2024), menekankan kualitas pertumbuhan yang berkeadilan.

Keempat, Sumber Daya Manusia (IPM): Meningkat signifikan dari 64,92 (2022) menjadi 68,68 (2024), melampaui IPM NTT (67,89).

Kelima, Rata-rata Lama Sekolah naik dari 7,94 tahun (2023) menjadi 8,21 tahun (2024).

Keenam, Kesehatan: Prevalensi Stunting turun dari 36,2% (2023) menjadi 31,1% (2024), lebih baik dari NTT (37%).

Ketujuh, Usia Harapan Hidup (UHH) naik menjadi 68,30 tahun (2024).

Kedelapan, Pengangguran & Kemiskinan: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 4,42% (2023) menjadi 3,47% (2024).

Kesembilan, Tingkat Kemiskinan turun tipis dari 16,82% (2023) menjadi 16,74% (2024).

Kesepuluh, Infrastruktur: Pembangunan jalan strategis mencapai 250,56 km (2021-2024), dengan tambahan 21 km di 2025. Program rumah layak huni terealisasi 718 unit (2022-2025).

Kesebelas, Lingkungan & Tata Kelola: Indeks Kualitas Lingkungan Hidup melonjak dari 70,81 (2023) menjadi 74,89 (2024).

Keduabelas, Indeks Reformasi Birokrasi naik dari 64,59 (2023) menjadi 69,19 (2024).

Ketigabelas, Pencapaian SPBE (e-gov) tertinggi di NTT (3,47).

Bupati Edi mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi melanjutkan estafet perjuangan bangsa.

Ia menekankan pentingnya kerja keras, kerja cerdas, dan kerja kolaboratif untuk mengatasi tantangan demi mewujudkan Manggarai Barat yang semakin mantap dan Indonesia yang maju.

“Benar tidak ada yang sempurna di antara kita. Sejarah mencatat bila imajinasi maju dan sejahtera jadi obsesi bersama, dalam sentuhan sinergi dan kolaborasi maka tercipta sebuah gelombang dahsyat: Mabar Semakin Mantap,” tegas Bupati Edi.

Penulis: Sello Jome

Edi Endi Edistasius Endi HUT RI ke-80 Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleMenyingkap Pandangan Kang Dedi Mulyadi tentang Makna Kemerdekaan
Next Article Profil Desa Golo Lembur, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.