Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lexy Armanjaya Dorong Warga Manggarai Jadi Petani Tangguh
Regional NTT

Lexy Armanjaya Dorong Warga Manggarai Jadi Petani Tangguh

By Redaksi25 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lexy Armanjaya, anggota dewan dari dapil Ruteng-Lelak-Rahong Utara. (Foto: Dok. Pribadi/ HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Lexy Armanjaya, mendorong warga di dapilnya untuk bersikeras menjadi petani tangguh di era modern.

Hal ini disampaikan Lexy Armanjaya saat melalukan reses di Desa Bangka Ajang, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu ia menyinggung pentingnya menjadi petani tangguh agar merdeka dari berbagai kekurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat itu, bebas dari segala kekurangan hidup merupakan versi kemerdekaan yang sesungguhnya bagi masyarakat.

“Jika kemarin belum ada lauk saat makan,  lalu bisa makan lauk setiap hari, itulah merdeka yang sebenarnya. Jika orangtua belum bisa mengirimkan anak ke bangku kuliah, setiap rumah tangga belum ada sarjana, belum bisa menghasilkan sayuran dan horti lainnya sendiri secara maksimal, maka kita belum merdeka,” ujarnya.

Karena itu, Lexy, sapaan karibnya, mendorong para petani dan setiap keluarga di Kabupaten Manggarai agar menerjemahkan versi kemerdekaan lewat kerja-kerja nyata, bukan hanya merayakannya lewat momentum apel-apel resmi kenegaraan.

Ia pun berharap, ke depannya para petani dapat merayakan kemerdekaan karena meraih kesuksesan dalam usaha-usaha pertanian maupun peternakan.

“Semuanya dipelihara dan ditanam dalam skala besar serta harus berhasil merawat semuanya dengan baik,” ungkap anggota DPRD dari dapil Ruteng-Lelak-Rahong Utara itu.

Menurut Lexy, selama ini masyarakat Manggarai bertani dan beternak sekedar untuk menghiasi pekarangan karena memelihara ternak atau menanam jenis komoditi/hortikultura dalam jumlah yang sangat terbatas.

Lebih lanjut ia menekankan peran pemerintah melalui dinas pertanian agar sungguh-sungguh memperhatikan nasib petani di Manggarai.

Menurutnya, semua bisa terwujud apabila pikiran, hati, dan energi banyak pihak diarahkan untuk membuat petani Manggarai merdeka dari kondisinya saat ini.

“Dinas pertanian ini harus bekerja keras dan sungguh-sungguh untuk membuat petani dan pertanian di Manggarai ini menjadi primadona. Dinas ini harus membuat orang bangga menjadi petani. Dinas ini harus tahu persis apa yang perlu dilakukan terhadap petani dan pertanian. Jangan biarkan petani-petani kita berjalan sendiri. Petani harus dibuat merdeka karena berbagai kebutuhannya bisa terpenuhi dan itu terjadi karena pemerintah hadir bersama mereka,” tutupnya.

Penulis: Hery Mandela

DPRD Manggarai Lexy Armanjaya Manggarai
Previous ArticleSeni Belajar Menyatu Pikiran, Hati, Rasa dan Raga
Next Article Kecamatan Wolowae Jadi Yang Pertama Penerapan Program Makan Bergizi Gratis di Nagekeo

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.